Interaktif News – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 19 Kota Bengkulu menuai sorotan dari sejumlah wali murid. Pasalnya, paket makanan yang dibagikan kepada siswa disebut hanya diberikan satu kali untuk dua hari, dengan komposisi yang dinilai minim.

Untuk jadwal tanggal 25 dan 26 Februari 2026, siswa menerima satu paket menu yang dibagikan sekaligus untuk dua hari. Adapun isi paket tersebut terdiri dari satu butir telur, tiga buah kurma, empat buah tahu isi, satu buah jeruk, serta tiga potong ubi rebus.

Sejumlah wali murid mempertanyakan mekanisme pembagian tersebut. Mereka menilai skema satu kali distribusi untuk dua hari terkesan seperti “paket hemat” dan belum sepenuhnya mencerminkan konsep makan bergizi harian bagi anak sekolah.

“Kami kira dibagikan setiap hari dengan porsi yang cukup untuk sekali makan. Kalau dibagi untuk dua hari, tentu porsinya jadi sangat terbatas,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya.

“Kalau dibagi dua artinya jeruk itu cuma setengah, telur juga setengah” sambung dia.

Orang tua berharap pihak sekolah maupun penyelenggara program dapat memberikan penjelasan terbuka terkait standar porsi, nilai gizi, serta teknis distribusi MBG agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu, Gloria Erysa Meilinda Situmorang belum memberikan keterangan resmi terkait

pola pembagian menu MBG tersebut. Pesan singkat yang dikirim media ini belum dibalas.

Reporter: Irfan Arief

Artikel ini sudah dilakukan revisi – Redaksi