Interaktif News – Kuasa hukum keluarga almarhumah Melvi, Adv. Riko Putra, S.Ip., S.H., M.H., menemui pihak keluarga korban sebagai bagian dari pendampingan hukum pascaterjadinya perkara dugaan pembunuhan dan pemerkosaan yang menimpa Melvi.

Dalam pertemuan tersebut, Riko memastikan seluruh hak-hak almarhumah tetap diperjuangkan dan tidak terabaikan. Pendampingan hukum yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan proses pidana, tetapi juga menyangkut hak-hak almarhumah yang berkaitan dengan statusnya sebagai karyawan atau relawan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Riko, meninggalnya seseorang sebagai korban tindak pidana tidak serta-merta menghapus hak-hak hukum yang melekat pada korban maupun hak keluarga yang secara hukum masih dapat diperjuangkan.

“Kami hadir untuk memastikan hak-hak almarhumah Melvi tidak terabaikan. Ada hak-hak hukum sebagai korban tindak pidana yang harus diperjuangkan, dan ada pula hak-hak yang berkaitan dengan status almarhumah sebagai karyawan atau relawan MBG,” ujar Riko Putra, Jumat (19/9/2026).

Riko mengatakan keluarga almarhumah telah menyerahkan dan mempercayakan proses penegakan hukum kepada pihak Kepolisian dan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Keluarga berharap seluruh proses hukum dapat berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari tahap penyidikan hingga penuntutan dan persidangan di pengadilan.

“Kami berharap seluruh proses berjalan secara profesional dan sesuai hukum, sehingga perkara ini dapat terungkap secara terang dan pelaku berinisial R-U dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya

sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Riko menambahkan, pihaknya akan terus mendampingi keluarga dalam setiap tahapan proses hukum. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan keluarga mendapatkan informasi yang memadai mengenai perkembangan perkara, sekaligus memastikan kepentingan serta hak-hak korban tetap diperhatikan.

“Harapan keluarga sederhana, yaitu keadilan bagi almarhumah Melvi dan seluruh hak-haknya dapat diperjuangkan,” pungkas Riko.

Seperti diketahui, kasus yang menimpa Melvi meninggalkan luka mendalam bagi keluarga. Melvi sempat dikabarkan hilang sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bahari Kota Bengkulu. Melvi diduga dibunuh dan diperkosa oleh rekan kerjasanya sendiri berinisial RU.

Editor: Irfan Arief