Interaktif News – Tokoh Al Jam’iyatul Washliyah Provinsi Bengkulu, KH Sasriponi Bahrin Ranggolawe, dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Jam’iyatul Washliyah Bidang Hukum periode 2026–2031. Penunjukan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bengkulu karena salah satu putra daerah kini masuk dalam jajaran pimpinan organisasi Islam nasional yang telah berkiprah lebih dari 90 tahun.

Penetapan kepengurusan PB Al Jam’iyatul Washliyah dilakukan setelah pelaksanaan Muktamar XXIII Al Jam’iyatul Washliyah di Jakarta. Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, para formatur terlebih dahulu menetapkan tiga jabatan inti organisasi, yakni Dr. H. Masyhuril Khamis, S.H., M.M. sebagai Ketua Umum, Prof. Dr. H. Saifuddin Herlambang, M.A. sebagai Sekretaris Jenderal, dan Drs. H. Rijal Naibaho, M.M. sebagai Bendahara Umum.

Selanjutnya, menyusun struktur kepengurusan lengkap PB Al Jam’iyatul Washliyah periode 2026–2031. Dalam proses penyusunan tersebut, KH Sasriponi Bahrin Ranggolawe dipercaya mengisi posisi strategis sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Hukum, yang memiliki tanggung jawab dalam penguatan tata kelola organisasi, advokasi hukum, pembinaan regulasi internal, serta memberikan pandangan hukum terhadap berbagai kebijakan organisasi.

Penunjukan tersebut dinilai sebagai bentuk pengakuan atas pengalaman, dedikasi, dan kiprah KH Sasriponi dalam membesarkan Al Jam’iyatul Washliyah, khususnya di Provinsi Bengkulu. Selama ini, ia dikenal aktif mendorong penguatan dakwah, pendidikan, kaderisasi, serta konsisten menyuarakan berbagai

isu kebangsaan dan pemberdayaan umat.

KH Sasriponi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, jabatan tersebut bukan sekadar kehormatan, tetapi merupakan tanggung jawab besar untuk memperkuat peran Al Jam’iyatul Washliyah sebagai organisasi yang berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara.

“Amanah ini adalah amanah seluruh warga Al Jam’iyatul Washliyah. Saya akan berupaya menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, memperkuat aspek hukum organisasi, menjaga marwah Al Jam’iyatul Washliyah, serta mendukung program-program Ketua Umum demi kemajuan organisasi,” ujar KH Sasriponi.

Ia juga berharap kepengurusan baru mampu membawa Al Jam’iyatul Washliyah semakin adaptif menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Reporter: Beni Hersunu