Interaktif News – Warga Kelurahan Talang Dantuk, Kecamatan Seluma, Kabupaten Seluma, Bengkulu, berhasil menggagalkan aksi penipuan dengan modus jual beli mobil. Kejadian itu menimpa seorang mantan lurah setempat, pada Sabtu (22/2/2026) siang.

Korban diketahui bernama Zilmaharati (58). Mobil pick up Suzuki Carry warna hitam bernomor polisi BD 9302 WA miliknya sempat dibawa kabur oleh terduga pelaku ke arah Bengkulu Selatan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di depan gerai Indomaret Kelurahan Talang Dantuk.

Adik korban, Depi menjelaskan, awalnya korban memposting mobil miliknya untuk dijual melalui marketplace Facebook. Kemudian dua orang terduga pelaku menghubungi korban dan sepakat untuk bertemu langsung.

“Awalnya kakak saya posting mobilnya di Facebook. Lalu pelaku bersama rekannya menghubungi kakak saya dan membuat janji bertemu langsung di depan Indomaret Talang Dantuk. Dalam pertemuan itu juga akan dilakukan transaksi ditempat,” ujar Depi.

Saat pertemuan berlangsung, korban menyerahkan STNK dan BPKB kepada pelaku. Namun, salah satu dari mereka justru membawa kabur mobil tersebut, sementara rekan pelaku ditinggal begitu saja bersama satu unit mobil Daihatsu Ayla merah bernomor polisi BD 1610 CE.

Depi menambahkan pelaku sempat berdalih bahwa dirinya telah mentransfer uang sebesar Rp33 juta sesuai kesepakatan. Namun, pihak korban mengaku belum ada uang yang masuk di dalam rekeningnya.

“Pelaku bilang sudah transfer Rp33 juta, tapi

uangnya belum masuk ke rekening korban,” kata dia.

Kejadian itu sempat membuat geger warga sekitar. Massa yang berkumpul kemudian mengempeskan ban mobil Daihatsu Ayla milik pelaku untuk mencegah upaya melarikan diri.

Berkat kekompakan warga, mobil milik pelaku yang tertinggal di lokasi dijaga ketat oleh warga setempat. Tak lama kemudian, pelaku berhasil diamankan petugas dari Polres Seluma sehingga terhindar dari amukan massa.

Pelaku yang membawa kabur mobil pick up korban, berhasil diamankan polisi di kawasan Air Sebakul, Kota Bengkulu. Mobil milik korban kemudian berhasil dibawa kembali oleh anggota kepolisian dari Polsek Sukaraja.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Polisi masih mendalami dugaan penipuan dengan modus salah transfer dalam transaksi jual beli kendaraan tersebut.

Reporter: Deni Aliansyah Putra