Interaktif News – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyambut langsung kedatangan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Panitia Kerja Pemasyarakatan Komisi XIII DPR RI yang dipimpin Ketua Tim Willy Aditya, pada Kamis (9/4/2026). Penyambutan berlangsung di Aula VIP Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu.

Kedatangan rombongan Komisi XIII DPR RI tersebut dalam rangka melaksanakan agenda Rapat Dengar Pendapat bersama jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Kepala Kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bengkulu beserta jajaran Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu.

Wali Kota Dedy Wahyudi menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja yang dilakukan Komisi XIII DPR RI ke Provinsi Bengkulu. Menurutnya, kehadiran tim panitia kerja ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam bidang pemasyarakatan.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian terhadap penguatan sistem pemasyarakatan di daerah. Harapannya, melalui pertemuan ini dapat dirumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan di lembaga pemasyarakatan,” kata Dedy.

Kunjungan kerja spesifik ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja serta memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan di sektor pemasyarakatan.

Kendati demikian, dalam rapat tersebut, Dedy berharap pertemuan ini mampu menjadi forum strategis dalam menyerap berbagai masukan, baik dari pemerintah daerah maupun jajaran pemasyarakatan di Bengkulu.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan

kualitas pelayanan serta pembinaan bagi warga binaan, guna mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih efektif, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi social,” ujarnya.

“Kunjungan ini juga diharapkan berbagai persoalan dan tantangan di bidang pemasyarakatan, khususnya di wilayah Bengkulu, dapat diidentifikasi secara komprehensif dan ditindaklanjuti melalui kebijakan yang tepat sasaran,” sambungnya demikian.

Reporter: Irfan Arief