Interaktif News – Berbagai cara dilakukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk meningkatkan antusiasme penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya dilakukan SPPG Talang Saling, Kecamatan Seluma, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, dengan mengenakan kostum Power Ranger saat membagikan makanan ke sekolah.

Aksi unik tersebut terekam dalam video dan viral di media sosial setelah diunggah akun Yopi Jumiarti, salah seorang guru di MIN 4 Kelurahan Bungamas. Dalam video itu terlihat para siswa tampak antusias menerima makanan yang dibagikan petugas berkostum karakter pahlawan tersebut.

Kepala SPPG Talang Saling, Kevin Lamarsyah membenarkan aksi tersebut. Ia mengatakan, penggunaan kostum Power Ranger merupakan inisiatif internal untuk menambah semangat siswa saat menerima makanan bergizi gratis.

“Iya, memang benar petugas kami yang memakai kostum Power Ranger saat membagikan makan bergizi gratis itu,” kata Kevin saat dikonfirmasi, Rabu, (11/2/2026).

Kevin menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, khususnya bagi para pelajar yang menjadi sasaran utama program MBG.

“Memang inisiatif dari kami. Tujuan kami tidak lain agar pelajar ini antusias saat menerima MBG,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan kostum tersebut baru pertama kali dilakukan pada hari ini. Ke depan, pihaknya berencana menyusun jadwal penggunaan kostum agar tidak menimbulkan kejenuhan bagi siswa.

“Baru hari inilah kami pakai kostum itu. Mungkin nanti di hari tertentu

saja, supaya anak-anak tidak bosan,” kata Kevin.

Saat ini, lanjut dia, SPPG Talang Saling baru memiliki satu kostum. Pihaknya berencana menambah variasi kostum lain agar kegiatan pembagian MBG semakin menarik.

“Belum direncanakan setiap hari, karena kostum kami masih satu. Nanti kalau sudah ada kostum baru, mungkin bisa bergantian,” pungkasnya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri menyasar pelajar di sejumlah sekolah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gizi anak serta mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar mereka.

Reporter: Deni Alian Syah Putra