Interaktif News – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran terkait beredarnya dua video yang disebut-sebut menampilkan sosok pria yang memiliki kemiripan dengan salah seorang kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Masih kami telusuri,” ujar Herwan Antoni singkat saat dimintai konfirmasi lewat pesan Whatshap, Minggu, (02/08/26)

Namun, Herwan Antoni belum menjelaskan lebih lanjut Langkah apa yang akan dilakukan oleh Pmeprov Bengkulu. Sementara video mesum yang diduga melibatkan kepala dinas ini sudah ramai diperbincangkan.

Sementara menampilkan seorang wanita berbincang dengan seorang pria yang sedang memainkan telepon genggam. Keduanya nampak sedang bercakap dengan posisi yang cukup intim.

Dalam percakapan tersebut, wanita itu terdengar mengucapkan kalimat, “Segar sayang? Nak ke kantor lagi dang (bang)?” yang kemudian dijawab singkat oleh pria tersebut.

Tak lama berselang, wanita itu kembali melontarkan kalimat, “Inilah dia nih, minta jatah” sambil mengangkat kaki kirinya dan meletakkannya di atas paha pria yang berada di sampingnya.

Video tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial. Berdasarkan penelusuran awal redaksi, terdapat kemiripan visual antara pria dalam video dengan salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, identitas pria dalam rekaman belum dapat dipastikan dan belum ada konfirmasi resmi yang membenarkan dugaan tersebut.

Sementara itu, video kedua memperlihatkan

seorang pria berada di dalam kamar mandi tanpa mengenakan baju. Rekaman tersebut diambil dari luar ruangan. Hingga kini belum diketahui apakah video kedua memiliki keterkaitan dengan video pertama.

Redaksi juga menerima informasi dari sumber yang menyebutkan bahwa wanita dalam video diduga bukan istri pria yang terekam.

Hingga saat ini, waktu perekaman, lokasi kejadian, keaslian video, identitas para pihak yang terekam, maupun konteks peristiwa dalam kedua video tersebut masih belum dapat dipastikan.

Redaksi terus berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak yang diduga terkait guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang. Hak jawab tetap dibuka dan berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh keterangan resmi maupun hasil verifikasi lebih lanjut terkait video yang beredar.

Reporter: Irfan Arief