Interaktif News – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, resmi membuka Retreat Merah Putih Angkatan ke-VIII di Masjid Raya Baitul Izzah, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini diikuti aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Herwan Antoni mengatakan Retreat Merah Putih ini merupakan bentuk latihan dasar kerohaniab bagi ASN untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kedisiplinan melalui pemakmuran masjid. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan spiritual dan sosial.

“Seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, masjid dijadikan sebagai pusat pembinaan sahabat-sahabatnya. Melalui retreat ini, kita ingin membangun kembali semangat tersebut di kalangan ASN,” kata Herwan.

Ia menambahkan, Retreat Merah Putih tidak hanya menjadi sarana mitigasi langit yang berfokus pada penguatan akidah dan karakter, tetapi juga diarahkan pada aksi sosial nyata di tengah masyarakat.

“Seluruh peserta akan ditugaskan untuk mendata berbagai persoalan warga, mulai dari anak yatim, rumah tidak layak huni, hingga masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan,” sampainya.

Sementara itu, Koordinator Retreat Merah Putih yang juga Kepala Dinas Keluatan Provinsi Bengkulu, Syafriandi, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif Red Team Merah Putih yang dibentuk oleh Gubernur Bengkulu.

“Program yang diinisiasi oleh gubernur dan wakil gubernur ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran ASN, termasuk

dalam menjaga lingkungan dan kesiapsiagaan terhadap berbagai bencana yang terjadi di Indonesia,” pungkasnya.

Syafriandi menjelaskan, pada Retreat Merah Putih Angkatan ke-VIII ini akan dilaksanakan selama tiga hari atau 72 jam, mulai Kamis hingga Minggu. Kegiatan ini diikuti 67 peserta dari 11 OPD dan akan dilaksanakan di enam masjid yang tersebar di Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah.

“Secara keseluruhan, total peserta Retreat Merah Putih hingga saat ini telah mencapai 458 orang. Program ini akan terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan,” jelasnya.

Salah seorang peserta retreat, menyatakan siap menjalankan kegiatan ini sesuai yang telah di intruksikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu. Ia menegaskan dirinya mendukung penuh terwujudnya pemerintahan yang bersih, berkarakter, dan berpihak kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami semakin memahami pentingnya memperkuat akidah dan karakter sebagai dasar dalam bekerja. Kami siap menjalankan instruksi pimpinan dan melaksanakan tugas sebaik mungkin sesuai harapan pak Gubernur,” ujarnya.

Reporter: Irfan Arief