Interaktif News – Pemerintah Kabupaten Seluma tengah mematangkan kebijakan pemberian insentif bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) non ASN. Kebijakan tersebut dibahas melalui penyusunan draf Surat Edaran Bupati serta draf nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan program.

Bupati Seluma Teddy Rahman, menegaskan bahwa guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar anak sejak usia dini, sehingga kesejahteraan mereka perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Yang kita bahas hari ini adalah insentif bagi tenaga pendidik PAUD non ASN, karena mereka berperan penting dalam pendidikan awal anak,” ujar Teddy Rahman.

Lanjut Teddy menyampaikan bahwa kebijakan insentif tersebut diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas dan kinerja guru PAUD, khususnya yang berstatus swasta.

Di Kabupaten Seluma, kata Teddy, terdapat 629 guru PAUD swasta yang menjadi sasaran kebijakan insentif.

“Keberadaan PAUD ini dinilai sangat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan anak sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia, terutama di tingkat desa. Karena itu, kesehatan mereka juga harus diperhatikan melalu adanya kebijakan insentif tambahan bagi mereka,” ujarnya

Teddy menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi awal pendidikan anak yang akan menentukan kualitas generasi masa depan Kabupaten Seluma.

“PAUD adalah fondasi pendidikan anak. Karena itu, tenaga pendidiknya harus mendapat perhatian serius, termasuk dari sisi kesejahteraan,” kata Teddy.

Pemerintah Kabupaten Seluma

menargetkan kebijakan insentif ini segera difinalisasi agar memiliki dasar hukum yang jelas dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan tenaga pendidik PAUD serta peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di daerah tersebut.

Reporter: Deni Aliansyah Putra