Interaktif News – Pemerintah Kabupaten Seluma terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Seluma sebagai mitra strategis.

Hal tersebut disampaikan Bupati Seluma Teddy Rahman saat melakukan kunjungan ke Kepala Kejaksaan Negeri Seluma, Janu Arsianto, pada Selasa (28/4/2026).

Teddy mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya sebatas silaturahmi dengan Kajari yang baru, tetapi juga menjadi langkah awal membangun sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

“Yang pertama tentu kita silaturahmi dengan Kajari yang baru. Kemudian yang kedua, kita meminta pendampingan terkait dengan PAD,” ujar Teddy.

Ia menjelaskan, pendampingan hukum dari kejaksaan dinilai penting untuk memastikan setiap kebijakan dalam peningkatan PAD memiliki landasan hukum yang kuat serta tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Menurut dia, optimalisasi PAD akan difokuskan pada berbagai sektor, termasuk pajak dan retribusi daerah, yang selama ini masih memiliki potensi untuk ditingkatkan.

“Sehingga bagaimana kita bersama-sama bisa menaikkan PAD di Kabupaten Seluma. Untuk itu, kita butuh pendampingan dari jaksa, terutama dalam hal pendampingan hukum,” katanya.

Lebih lanjut, Teddy menuturkan bahwa kejaksaan melalui peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) memiliki kewenangan memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, hingga tindakan hukum lain kepada pemerintah daerah.

Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan seluruh program peningkatan PAD dapat berjalan lebih optimal, transparan, serta terhindar dari potensi penyimpangan.

“Kami terus berupaya meningkatkan

PAD sebagai salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah. Dengan dukungan dari Kejaksaan Negeri, diharapkan upaya tersebut dapat berjalan lebih efektif,” ucapnya.

Selain fokus pada peningkatan PAD, Pemkab Seluma juga menggandeng Kejari untuk menindaklanjuti persoalan Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang menjadi temuan inspektorat.

TGR umumnya muncul dari temuan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti kelebihan pembayaran maupun ketidaksesuaian dalam penyaluran anggaran.

“Kita juga menggandeng jaksa untuk menindaklanjuti persoalan Tuntutan Ganti Rugi berdasarkan temuan di setiap OPD. Dengan begitu, keuangan pemerintah daerah bisa lebih sehat dan tidak ada temuan,” ujar Teddy.

Ia berharap, sinergi antara Pemkab Seluma dan Kejari dapat memperkuat tata kelola keuangan daerah sekaligus mendorong peningkatan PAD secara berkelanjutan.

Reporter: Deni Aliansyah Putra