Interaktif News – Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) menegaskan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan gas LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Imbauan ini disampaikan untuk menjaga ketersediaan LPG bersubsidi agar tetap aman dan mencukupi bagi masyarakat, khususnya kalangan kurang mampu yang menjadi sasaran utama penggunaan gas melon tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Seluma, Reswan Maryadi, mengatakan bahwa stok LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Seluma saat ini masih dalam kondisi aman menjelang Lebaran.

“Stok LPG 3 kilogram untuk masyarakat di Kabupaten Seluma dipastikan aman. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penimbunan maupun pembelian secara berlebihan,” kata Reswan, Kamis (5/3/2026).

Ia juga meminta masyarakat tidak panik dalam membeli LPG. Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan distribusi gas bersubsidi tersebut untuk memastikan pasokan tetap lancar hingga perayaan Idul Fitri.

Reswan menegaskan, tindakan panic buying yang berujung pada penimbunan dapat memicu kelangkaan di pasaran dan berpotensi menyebabkan kenaikan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, Disperindagkop Seluma juga mengingatkan seluruh pangkalan LPG di wilayah tersebut agar menjual gas 3 kilogram sesuai dengan HET yang berlaku.

“Apabila ditemukan adanya pelanggaran, termasuk menjual di atas harga yang telah ditentukan, pemerintah daerah akan memberikan sanksi

sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ” tegas Reswan.

Pemerintah Kabupaten Seluma berharap seluruh pihak, baik masyarakat maupun pangkalan LPG, dapat bekerja sama menjaga stabilitas pasokan dan harga gas LPG selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri.

Reorter: Deni Aliansyah Putra