Interaktif News – Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Bengkulu, memastikan tidak ada penambahan kasus HIV/AIDS dalam dua tahun terakhir di wilayahnya. Meski demikian, tenaga kesehatan tetap melakukan skrining dan pemantauan terhadap para penderita.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Seluma, Masda, mengatakan hingga saat ini jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Seluma tercatat sebanyak 20 orang.

“Sejauh ini tidak ada penambahan kasus baru. Namun kami tetap melakukan skrining dan pemantauan secara rutin terhadap para penderita,” kata Masda.

Ia menjelaskan, skrining dilakukan oleh tenaga kesehatan di puskesmas tingkat kecamatan untuk memastikan kondisi kesehatan para penderita tetap terkontrol.

Dari total 20 penderita yang tercatat, sebanyak delapan orang menjadi sasaran pemantauan dan skrining secara lebih intensif oleh tenaga kesehatan.

Menurut Masda, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pengendalian penyakit sekaligus mencegah potensi penularan yang lebih luas di masyarakat.

Selain itu, Dinas Kesehatan Seluma juga terus memantau proses pengobatan para penderita, termasuk dalam hal pengambilan obat.

Untuk menjaga kenyamanan dan privasi pasien, para penderita HIV mendapatkan pelayanan khusus. Mereka juga dapat mengambil obat secara langsung kepada petugas kesehatan tanpa harus melalui prosedur pelayanan umum seperti pasien lainnya.

Masda juga mengimbau para penderita HIV agar tidak menutup diri dari petugas kesehatan. Sebab, pengobatan secara rutin sangat penting untuk menjaga kondisi kesehatan serta meningkatkan

kualitas hidup penderita.

“Yang terpenting adalah pasien tetap menjalani pengobatan secara rutin dan tidak menutup diri dari petugas kesehatan,” ujarnya.

Dinas Kesehatan berharap dengan skrining dan pemantauan yang terus dilakukan, penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Seluma dapat berjalan maksimal sekaligus mencegah munculnya kasus baru.

Reporter: Deni Aliansyah Putra