Interaktif News – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 tahun 2026 resmi dimulai di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Rabu (22/4/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi saat mengikuti upacara pembukaan yang dipusatkan di lapangan sepak bola desa setempat sekitar pukul 10.00 WIB.

Bupati Seluma, Teddy Rahman, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri Kasiter Korem 041/Gamas Kolonel Infanteri M. Eko Prasetiyo yang mewakili Danrem Bengkulu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Polres Seluma, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma.

TMMD ke-128 tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.

Dalam sambutannya, Teddy Rahman menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan TMMD yang digagas TNI melalui Kodim 0425/Seluma.

Menurut dia, program TMMD merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pokok TNI dalam membantu pemerintah daerah, khususnya dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Pembukaan Program TMMD Reguler ke-128 tahun 2026 di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Rabu, 22 April 2026, Foto: Dok

Pembukaan Program TMMD Reguler ke-128 tahun 2026 di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Rabu, 22 April 2026, Foto: Dok

“Kami yakin melalui kegiatan TMMD ini akan terbangun

semangat kebersamaan yang dapat mendekatkan TNI dengan rakyat serta menjadi motivasi untuk meningkatkan nilai kemanunggalan dan gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Teddy.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyasar sektor sosial.

Adapun sasaran fisik meliputi pembukaan jalan sepanjang 8 kilometer dengan lebar 8 meter, pembangunan lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembuatan lima titik sumur bor untuk fasilitas umum.

Komandan Kodim 0425/Seluma, Letkol Kav Yuliansyah, mengatakan pembangunan jalan tersebut juga akan dilengkapi dengan gorong-gorong dan ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari.

“Pembangunan jalan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas dan meningkatkan perekonomian warga,” kata Yuliansyah.

Selain pembangunan fisik, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) juga membuka layanan bagi masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, penyaluran sembako murah, serta vaksinasi rabies untuk hewan peliharaan.

Reporter: Deni Aliansyah Putra