Interaktif News – Bendungan Air Seluma di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, yang belakangan viral di media sosial, menelan korban jiwa. Seorang bocah laki-laki bernama Haikal, 8 tahun, warga Desa Padang Genting, Kecamatan Seluma Selatan, meninggal dunia setelah tenggelam di lokasi tersebut.

Korban dinyatakan meninggal dunia usai mendapat penanganan medis di RSUD Tais. Setelah itu, jenazah Haikal dipulangkan ke rumah duka di Desa Padang Genting.

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa tenggelamnya korban terjadi sekitar pukul 17.15 WIB, pada Minggu, 15 Februari 2026. Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Salah seorang saksi mata, Edo, warga Kota Agung, mengatakan peristiwa itu bermula saat ia mendengar teriakan seorang perempuan yang meminta bantuan karena ada seseorang berada di bawah air.

“Awalnya ada perempuan tadi teriak, katanya ada orang di bawah air. Kemudian masyarakat yang mendengar langsung melakukan pengecekan. Ternyata benar, ada anak yang tenggelam,” kata Edo.

Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan pencarian dan berupaya mengevakuasi korban dari dalam air. Setelah berhasil diangkat ke daratan, korban diketahui sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

warga menduga korban sudah cukup lama berada di dalam air sebelum akhirnya diketahui oleh pengunjung lain. Ia menyebut korban diduga sempat terinjak-injak oleh pengunjung lain

yang sedang mandi.

“Kalau perkiraan kami sudah lama tenggelam dan baru diketahui. Bocah itu juga ceritanya sudah terinjak-injak di air itu,” ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut, pihak kepolisian disebut telah mengumpulkan data untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Desa Padang Genting untuk dilakukan fardu kifayah.

Reporter: Deni Aliansyah Putra