Interaktif News – Menyikapi viralnya kawasan irigasi Bendung Air Seluma yang kerap dimanfaatkan warga sebagai lokasi pemandian dan tempat berkumpul, Bupati Seluma Teddy Rahman, mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan.

Teddy menegaskan bahwa secara fungsi, irigasi Bendung Air Seluma bukanlah kawasan wisata, melainkan infrastruktur vital yang diperuntukkan bagi pengairan persawahan guna menunjang swasembada pangan di Kabupaten Seluma.

“Sebetulnya Bendungan Seluma itu fungsinya sebagai bendungan, bukan tempat pemandian. Kalau warga untuk sementara menjadikannya tempat nongkrong silakan saja, tetapi tetap jaga kebersihan, menjaga bendungan agar tetap pada fungsinya, dan yang jelas menjaga keselamatannya,” ujar Teddy Rahman.

Ia menilai fenomena masyarakat yang datang ke kawasan tersebut merupakan hal yang wajar, namun harus disikapi dengan kesadaran bersama agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan maupun kerusakan fasilitas.

Terkait potensi kawasan tersebut sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), Teddy menegaskan hal itu tidak memungkinkan. Pasalnya, irigasi Bendung Air Seluma merupakan aset Balai Wilayah Sungai Sumatera VII dan bukan diperuntukkan sebagai objek wisata komersial.

“Ini merupakan aset BWSS VII dan peruntukannya bukan untuk wisata yang bisa mendatangkan PAD. Fungsi utamanya tetap untuk pengairan sawah,” kata Teddy.

Melalui penegasan tersebut, Bupati Seluma berharap masyarakat dapat memanfaatkan kawasan Bendungan Seluma secara bijak, sekaligus menjaga keselamatan dan kelestarian infrastruktur demi kepentingan bersama.

Reporter: Deni Aliansyah Putra