Interaktif News – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, Bengkulu, segera mencairkan Alokasi Dana Desa (ADD) Rp67 miliar lebih. Pencairan akan dilakukan setelah revisi Surat Keputusan (SK) bupati rampung.

Sebelumnya pencairan anggaran sempat tertunda menyusul polemik besaran gaji perangkat desa yang menjadi sorotan. Revisi dilakukan setelah muncul polemik mengenai besaran gaji perangkat desa yang sebelumnya disebut hanya sekitar Rp800.000 per tiga bulan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Seluma, Herman Suyadi, mengatakan saat ini proses pencairan ADD masih berproses. Namun, ada sejumlah desa yang masih dalam tahap melengkapi berkas administrasi sebagai syarat penyaluran dana.

“Prosesnya masih berjalan. Beberapa desa masih melengkapi administrasi untuk pencairan,” kata Herman, Rabu, (29/4) di Kantor BKD Seluma.

Ia menjelaskan, total anggaran ADD yang disiapkan mencapai lebih dari Rp67 miliar, yang bersumber dari 10 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Seluma.

“Total anggaran itu diambil 10 persen dari APBD Seluma yang memang diperuntukkan bagi pembayaran gaji kepala desa dan perangkat desa di seluruh wilayah Kabupaten Seluma, ” ujarnya.

Meski anggaran telah tersedia, penyaluran dana masih menunggu penetapan revisi SK bupati. Revisi dilakukan setelah muncul polemik mengenai besaran gaji perangkat desa yang sebelumnya disebut hanya sekitar Rp800.000 per tiga bulan.

“Anggaran sudah kami siapkan, hanya saja tinggal menunggu proses revisi SK selesai

sebelum dapat disalurkan,” kata dia.

Kendati demikian, perangkat desa diimbau tetap memberikan pelayanan publik secara maksimal kepada masyarakat meski hingga kini mereka masih menunggu pencairan ADD tersebut.

Reporter: Deni Aliansyah Putra