Interaktif News – Keresahan masyarakat Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara, Kabupaten Seluma, terkait belum dibangunnya jembatan akhirnya mulai terjawab. Hal ini menyusul terbitnya surat pemberitahuan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan dari Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PUPR.

Surat tersebut berisi undangan penyerahan lapangan pekerjaan (kontrak) pembangunan jembatan dan ditujukan kepada Bupati Seluma Teddy Rahman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Seluma, Kepala Bidang Bina Marga PU Seluma, Camat Seluma Utara, serta Kepala Desa Simpang.

Sebelumnya, aspirasi terkait pembangunan jembatan ini sempat disuarakan oleh kelompok pemuda setempat yang menamakan diri Pemuda Ulayat. Mereka menyampaikan keluhan kepada pemerintah pusat dan daerah agar segera merealisasikan pembangunan akses tersebut, yang dinilai sangat vital bagi sektor ekonomi dan pendidikan masyarakat.

Bupati Seluma Teddy Rahman sebelumnya telah menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut. Ia mengaku telah melakukan berbagai upaya, termasuk berkoordinasi dan melakukan kunjungan ke kementerian terkait.

“Selalu kita upayakan pembangunan Jembatan Simpang. Koordinasi terus dilakukan agar pembangunan ini bisa terealisasi. Semua ini demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seluma agar dapat merasakan pembangunan yang merata,” ujar Teddy saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Asisten Pribadi (Aspri) Bupati Seluma, Jadio Pugantara, memastikan bahwa surat kontrak pembangunan jembatan tersebut telah diterima oleh pemerintah daerah. Surat tersebut tertanggal 30 April 2026.

“Surat itu

berisi pemberitahuan terkait titik terang pembangunan Jembatan Simpang. Di dalamnya terdapat undangan kepada Bupati Seluma untuk agenda serah terima lapangan paket pekerjaan pembangunan jembatan,” jelasnya, Kamis (30/4/2026).

Menurut Pugantara, rencana pembangunan jembatan ini merupakan hasil dari upaya dan perjuangan pemerintah daerah, khususnya Bupati Seluma, dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

“Meski dilakukan secara bertahap dan di tengah efisiensi anggaran, Bupati tetap berupaya memperjuangkan pembangunan infrastruktur secara merata. Tujuannya tidak lain untuk mendorong kemajuan Kabupaten Seluma, baik dari sisi infrastruktur maupun perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sejak tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Seluma di bawah kepemimpinan Teddy Rahman dan Gustianto terus mendorong pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Salah satunya adalah pembangunan jembatan Simpang di Kecamatan Seluma Utara yang telah diusulkan melalui rancangan proposal dan perencanaan matang oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Berkat perjuangan dan kolaborasi berbagai pihak, akhirnya pembangunan jembatan ini disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Dirjen Bina Marga, lewat dana DIF(dana insentif fiskaL).

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras tim Bappeda yang sejak awal mengupayakan pendanaan dari anggaran pusat. Usulan ini juga berjalan seiring dengan rencana pembangunan jalan di wilayah Tanah Abang, Kecamatan Ilir Talo.

Reporter: Deni Aliansyah Putra