Interaktif News – Pemerintah Desa Manjunto Jaya, Kecamatan Air Manjunto, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Sebanyak 114 keluarga penerima manfaat (KPM) di desa tersebut menerima bantuan beras dan minyak goreng untuk alokasi periode Februari hingga Maret 2026.

Penyaluran bantuan dilaksanakan secara langsung di kantor desa setempat, Selasa 9 Juni 2026, dengan pengawasan aparatur desa guna memastikan distribusi berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran. Setiap KPM menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng.

Kepala Desa Manjunto Jaya, Yasir, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang masih dirasakan sebagian warga.

“Alhamdulillah, bantuan untuk dua bulan, Februari dan Maret, sudah kita salurkan kepada 114 KPM. Kami pastikan seluruh penerima sudah sesuai data dan kriteria yang telah ditetapkan,” ujar Yasir.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penyaluran bantuan. Pemerintah desa, kata dia, berupaya maksimal agar tidak terjadi tumpang tindih data maupun kesalahan distribusi.

“Ini bukan sekadar pembagian bantuan, tetapi bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan masyarakat benar-benar terbantu. Kami juga membuka ruang pengaduan jika ada hal-hal yang dirasa belum tepat,” tambahnya.

Suasana pembagian bantuan terlihat tertib dengan masyarakat yang datang secara bergiliran. Aparatur desa

turut membantu proses penyerahan sekaligus melakukan verifikasi data penerima.

Warga penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Mereka menilai bantuan beras dan minyak goreng ini sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Kades juga berharap program bantuan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok dapat terpenuhi dengan baik.

“Langkah nyata pemerintah desa ini menjadi bukti bahwa kehadiran negara hingga ke tingkat desa tetap dirasakan masyarakat, terutama dalam menjawab kebutuhan dasar yang mendesak,” pungkasnya.

Reporter: Purwanti