Interaktif News – Garuda Indonesia dikabarkan akan menghentikan operasional penerbangan dari dan ke Bengkulu akibat minimnya jumlah penumpang di Bandara Fatmawati Soekarno. Penerbangan terakhir dijadwalkan pada 28 Maret 2026.

Direktur Teknik Garuda Indonesia Airlines, Mukhtaris, menjelaskan bahwa rencana penghentian operasional penerbangan di Bengkulu murni disebabkan faktor bisnis, terutama belum tercapainya target jumlah penumpang.

“Salah satu alasannya adalah tingkat keterisian penumpang pada rute Bengkulu yang masih rendah sehingga berpotensi menimbulkan kerugian berkelanjutan bagi perusahaan,” jelas Mukhtaris.

Menanggapi rencana tersebut Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan pada Rabu 4 Maret 2026 telah berkunjung langsung ke kantor pusat Garuda Indonesia di Garuda Sentra Operasi (GSO), Tangerang, Banten. Ia berharap Garuda Indonesia tidak menghentikan penerbangan di Bengkulu

“Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan berupaya mendukung agar Garuda Indonesia tetap hadir dan terus mengudara di langit Bumi Merah Putih,” ujar Helmi Hasan

Jika Garuda Indonesia benar menghentikan penerbangannya di Bengkulu maka Bandara Udara Fatmawati hanya akan dilayani 4 maskapai komersial yakni Lion Air, Citi Link, Super Jet, dan Batik Air.

Reporter: Irfan Arief