Laporan Bank Indonesia: Tahun 2019 Ekonomi Bengkulu Tumbuh Positif

Bandara Fatmawati Bengkulu

Renovasi Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, poto/facebook

Interaktif News – Bank Indonesia baru saja merilis Kajian Ekonomi dan  Keuangan Regional (KEKR) untuk wilayah Provinsi Bengkulu, dimana dalam kajianya Bank Indonesia melaporkan ekonomi Provinsi Bengkulu tumbuh positif untuk triwulan I tahun 2019. 

Perekonomian Provinsi Bengkulu pada triwulan I 2019 tumbuh 5,01% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,76% (yoy). Pertumbuhan tersebut sesuai dengan perkiraan Bank Indonesia yang sebesar dikisaran 5,0%-5,2% (yoy). Dari sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh akselerasi konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) seiring masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) serta penurunan impor yang cukup signifikan. 

Sementara dari sisi sektoral, pertumbuhan didorong oleh kenaikan produktivitas sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sejalan dengan siklus peningkatan produksi tanaman pangan (masa panen). Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum terakselerasi seiring banyaknya aktivitas menjelang Pilpres dan Pileg. Pertumbuhan juga didukung oleh sektor Industri Pengolahan sebagai respon potensi meningkatnya permintaan domestik pada periode Ramadhan dan Idul Fitri di triwulan II mendatang.

Baca juga: Bank Indonesia Paparkan 5 Visi Sistem Pembayaran Indonesia 2025

Bank Indonesia juga memprediksi pertumbuhan ekonomi Bengkulu akan lebih tinggi di triwulan II 2019. Meningkatnya pertumbuhan akan didorong oleh kinerja mayoritas komponennya. Konsumsi rumah tangga diperkirakan tumbuh meningkat seiring dengan kenaikan konsumsi pada periode Ramadhan dan Idul Fitri yang ditopang oleh meningkatnya pendapatan (pencairan THR dan gaji ke-13). 

Demikian pula dengan konsumsi pemerintah yang didorong oleh akselerasi belanja proyek fisik seiring selesainya proses pengadaan beberapa proyek, peningkatan belanja pegawai sejalan dengan pencairan THR dan gaji ke-13, serta realisasi transfer Dana Desa dan Dana Kelurahan. Lebih lanjut, investasi diyakini akan terus bertumbuh sejalan dengan membaiknya persepsi pelaku usaha setelah berlangsungnya Pilpres dan Pileg.

Secara sektoral, pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada triwulan II 2019 diperkirakan akan ditopang oleh sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sejalan dengan menguatnya permintaan domestik pada periode Ramadhan dan Idul Fitri. Pertumbuhan sektor ini juga diyakini akan didukung oleh sektor Transportasi dan Pergudangan seiring dengan meningkatnya arus penumpang pada periode mudik serta arus barang seiring meningkatnya aktivitas perdagangan. 

Sektor konstruksi juga diyakini akan menyumbangkan andil pada meningkatnya pertumbuhan pada triwulan II 2019 seiring dengan akselerasi progress fisik proyek pemerintah serta realisasi investasi swasta.

Berikut laporan lengkapnya dapat didwonload di link berikut: Laporan Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Bengkulu Mei 2019 

Reporter: Riki Susanto
Editor: Freddy Watania