Provinsi Bengkulu Tekan Tingkat Kemiskinan ke Bawah Angka Nasional

BPS Provinsi Bengkulu

Persentase peningkatan kemiskinan per provinsi di Indonesia, peningkatan angka Kemiskinan Provinsi Bengkulu naik 0,12 persen masih dibawah angka nasional yang berada di angka 0,37 persen. Poto:Dok/Tangkapan layar rilis BPS, Rabu, 15 juli 2020

Interaktfi News – Jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 senilai 26,42 juta orang, naik 1,63 juta
orang terhadap September 2019 dan naik 1,28 juta orang terhadap Maret 2019. Sedangkan Persentase penduduk miskin pada Maret 2020 senilai 9,78 persen, naik 0,56 persen poin terhadap September 2019 dan naik 0,37 persen poin terhadap Maret 2019. 

Ada tiga faktor dominan yang menyebabkan kenaikan angka kemiskinan secara nasional, pertama dampak pandemi COVID-19 yang menyebabkan perubahan perilaku, aktifitas ekonomi, dan pendapatan
penduduk sehingga menambah orang miskin baru. Kedua pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga pada PDB yang melambat dan terpuruknya sektor pariwisata. 

Demikian laporan “Profil Kemiskinan di Indonesia” yang baru saja dirilis Badan Pusat Statistik Nasional pada 15 Juli 2020 yang diakses dari situs resmi bps.go.id, Rabu, (15/07/2020)

Dari laporan itu, hampir seluruh provinsi di Indonesia mengalami kenaikan tingkat kemiskinan baik dari nilai angka maupun dari nilai presentase dengan peningkatan tertinggi di tempati Provinsi DKI Jakarta dengan angka persentase 1,11 persen. Angka kemsikinan DKi jauh melampaui persentase tingkat kesmiskinan secara nasional yang berada diangka 0,37 persen per Maret 2020. 

Sedangkan Provinsi Bengkulu menurut laporan BPS Provinsi Bengkulu yang dirilis pada hari yang sama juga mengalami peningkatan persentase penduduk miskin, hanya saja masih dibawah angka nasional. Presentase tingkat kemiskinan di Provinsi Bengkulu pada Maret 2020 adalah 0,12 persen atau hanya bertambah 277 orang. 

“Pada bulan Maret 2020, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Provinsi Bengkulu mencapai 302.579 orang (15,03 persen), naik sebesar 277 orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2019 yang sebesar 302.302 orang (15,23 persen)” rilis BPS Provinsi Bengkulu, Rabu, (15/07/2020)

Persentase penduduk miskin di Provinsi Bengkulu didominasi kemiskinan di wilayah perkotaan yaitu pada Maret 2019 sebesar 14,70 persen yang naik menjadi 14,77 persen pada Maret 2020 (96.518 orang pada Maret 2019 menjadi 98.550 orang pada Maret 2020). 

Sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada Maret 2020 justru menurun jika dibandingkan dengan Maret 2019 yaitu, 15,49 menjadi 15,16 persen atau dari 205.783 orang pada Maret 2019 menjadi hanya 204.029 orang saja pada Maret 2020.

Secara umum, sejak 4 tahun terakhir yaitu pada periode Maret 2016–Maret 2020 tingkat kemiskinan di Provinsi Bengkulu mengalami penurunan baik dari sisi jumlah maupun persentasenya, kecuali pada Maret 2016.

“Secara umum, pada periode Maret 2016–Maret 2020 tingkat kemiskinan di Provinsi Bengkulu mengalami penurunan baik dari sisi jumlah maupun persentasenya, perkecualian pada Maret 2016. Kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode tersebut dipicu oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak” demikian dirilis BPS Provinsi Bengkulu.

Reporter: Irfan Arief
Editor: Alfridho Ade Permana