Pemprov Bengkulu Manfaatkan Kinerja OPD Teknis untuk Pemulihkan Ekonomi

UMKM Bengkulu

Interaktif News - Upaya pemulihan ekonomi masyarakat khususnya bagi petani, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan dan pedagang ditengah pandemi COVID-19, Pemda Provinsi Bengkulu melaksanakan fokus program berbasis pada segmentasi sektor usaha. Dengan melibatkan langsung Ogranisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis bersangkutan, sehingga program pemulihan ekonomi ini tepat sasaran.

“Jadi dikelola langsung oleh OPD teknis, sehingga dapat disalurkan langsung sebaik-baiknya dan tepat sasaran,” jelas Hamka Sabri disela aktifitasnya, Sabtu (21/11).

Untuk sumber dana bantuan, lanjut Hamka Sabri, bersumber dari OPD teknis masing-masing dan langsung dilaksanakan penyaluran bantuan kepada petani, organisasi kemasyarakatan dan para pelaku usaha. Sehingga tegas Hamka, bantuan bisa lansung diberikakan dan tepat sasaran.  

“Jadi kalau OPD teknis yang melaksanakan, sangat memungkinkan sararan dan pemulihan ekonomi bagi yang terdampak oleh Covid-19 itu dapat terwujud dengan baik,” imbuhnya.

Pemulihan ekonomi ini dibagi atas beberapa klasifikasi dan dipertanggungjawabkan kepada OPD teknis, yaitu diantaranya Dinas Pertanian Hortikulturan dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pariwisata serta Dinas Koperasi dan UKM.

disamping itu kata Hamka Sabri, khusus bantuan bagi 186 ribu lebih UMKM Bengkulu juga telah diusulkan melalui Dinas Koperasi dan UMKM untuk mendapatkan Bantuan Presiden (Banpres) Senilai 2,4 juta rupiah.

“Ini juga upaya Pemprov Bengkulu memulihkan perekonomian khusus UMKM, sehingga bisa kembali bangkit ditengah Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir 1 tahun terakhir,” pungkas Hamka.

Sementara  itu, dijelaskan Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Bengkulu Erdiwan, hingga saat ini UKM yang mengusulkan Banpres sebanyak 186.896 UKM dan yang telah mendapatkan SK sekitar 50.000 lebih UKM dan akan dicairkan bertahap oleh bank penyalur yakni BRI dan BNI.

“Kita sama-sama berharap UKM yang mengusulakn Banpres ini semuanya mendapatkan. 50 ribu lebih UKM telah mendapatkan bantuan tersebut dan sekitar 50.000 lebih lagi diperkirakan pencairan bantuan pada akhir tahun ini,” terang Erdiwan. [***]

Editor: Riki Susanto