Patung Kuda Eks Simpang Lima akan Dipindah ke Depan Masjid Baitul Izzah

Patung Kuda

Patung Kuda saat masih berdiri di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, Foto: Dok/Paji Putra Pradana 

Interaktif News - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengusulkan agar Patung Kuda yang dulu bertengger di Simpang Lima Kota Bengkulu dipindahkan ke Simpang Empat Gedung Juang 45 depan Masjid Baitul Izzah, Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu.

Menurut Gubernur, tempat ini sangat representatif karena di kawasan itu diapit oleh Korem 041/Gamas Bengkulu, Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu, serta Masjid Baitul Izzah.

“Ini kan baru usulan awal. Jadi di simpang Masjid Baitul Izzah bisa jadi kawasan resenpretatif ya” ungkap Rohidin, Kamis, (17/06/2020).

Rohidin menjelaskan, untuk dapat terealisasinya rencana itu. Maka ia menggandeng BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu via dana CSR Perusahaan. Rencana pemindahan itu untuk mendorong percepatan berdirinya kembali patung kuda yang pernah menjadi ikon dari Bengkulu. Yang mana saat ini telah diganti dengan Monumen Fatmawati di Simpang Lima Kota Bengkulu.

“Kalau patung kuda, dijamin aman. Masih tersimpan rapi, untuk rencana ini tentu perlu dukungan. Makanya kita ajak CSR BPJS ketenagakerjaan” ungkap dia.

Sebelumnya kata Rohidin Pemerintah Kota Bengkulu pernah mengusulkan agar Patung Kuda dipindahkan ke depan Hotel Grage (Horizon) di Jalan Nala, Anggut Bawah. Namun kata dia, dengan mempertimbangkan lokasi, Simpang Gedung Juang 45 depan Masjid Baitul Izzah dinilai lebih tepat. 

Hanya saja terkait lokasi itu belum final karena akan dibahasa lebih lanju. Tentu juga dengan mempertimbangkan persetujuan dari manajemen BPJS Ketenagakerjaan.

“Dari permintaan pihak Kota dibangun belakang Hotel Grage Horizon. Ini bukan saya tolak usulan namun mempertimbangkan tempatnya kecil. Selain itu berpotensi menggangu poros jalan disana, ini masih kita bahas bersama Pemda Kota nantinya” pungkas Rohidin. 

Kontributor: Panji Putra Pradana
Editor: Iman SP Noya