Konser Kebangsaan RRI, Semangat Pemersatu Bangsa

Konser Kebangsaan

Pembukaan Konser Kebangsaan RRI di gedung Daerah Bengkulu, Poto/Dok

Interaktif News - Konser kebangsaan bertajuk "Bela Negara, Indonesia Bersatu" akan digelar oleh Radio Republik Indonesia (RRI) yang dipusatkan di Bengkulu pada Sabtu 13 Juli 2019 malam. Konser kebangsaan itu akan terselenggara berkat kerjasama RRI, Kementerian Pertahanan RI dan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

 Konser merupakan navas pemersatu bangsa dan untuk memberikan energi positif bagi bangsa Indonesia, demikian disampaikan Direktur LPP RRI M Rohanudin, saat menyampaikan sambutan pada acara ramah tamah konser kebangsaan yang di Balai Raya Semarak Bengkulu, Kamis (11/7/2019) malam.

Acara ramah tamah itu dihadiri oleh Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, Wakapolda Bengkulu Kombes Pol Budi Widjanarko, para rektor perguruan tinggi di Bengkulu, pejabat OPD dilingkup Pemda Provinsi Bengkulu, perwakilan organisasi pers dan karyawan RRI, Kepala LPP RRI se Sumatera, Kendari, Pontianak dan Gorontalo, juga perwakilan dari Kemenhan RI, Kominfo RI dan beberapa tokoh masyarakat Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, M Rohanudin juga bercerita sejarah kelahiran RRI di Indonesia. Menurutnya, sebenarnya RRI telah ada sejak 17 Agustus 1945, namun ulang tahunnya diperingati setiap tanggal 11 September.

M Rohanudin juga menegaskan bahwa saluran RRI selalu menjadi pemersatu bangsa.

"Hingga kini dan kedepan, RRI akan terus membangun energi positif termasuk dalam konser kebangsaan nanti. Dengan harapan suara kebangsaan yang diawali dari Bengkulu ini, tetap bangkit dengan Indonesia satu," ungkap M Rohanudin.

M Rohanudin juga menyebut betapa Kemenhan selalu bersama RRI dalam menjadi pemersatu bangsa. 

Sementara dalam kiprahnya mengawal demokrasi di Indonesia, M Rohanudin memaparkan peran besar RRI menjadi saluran pemilu yang mencerdaskan. 

"Meski RRI menyiarkan berita berkaitan dengan kepemiluan, namun nafasnya adalah mencerdaskan, mempersatukan dan tidak boleh menciptakan kegaduhan, tapi keteduhan bagi seluruh masyarakat Indonesia," paparnya.

Direktur Jenderal Pothan Kemenhan RI Prof Dr Ir Bondan Tiara Syofyan juga menyampaikan hal senda. Menurutnya, pihaknya selalu konsen terhadap kondisi bangsa, karena tugasnya pertahanan itu adalah menjaga kedaulatan wilayah NKRI, sehingga ketika adanya ancaman militer akan selalu siap dengan alusistanya. 

"Ancaman yang perlu sangat diwaspadai yakni radikalisme dan terorisme, karena bisa mengancam kedaulatan. Sehingga dinilai sangat perlu dilakukan antisipasi dini secara bersama-sama Polri, dengan mengawal bangsa ini tetap selalu utuh, dengan pancasila sebagai satu-satunya idiologi yang tak tergantikan. Untuk itu, melalui konser kebangsaan di Bengkulu ini, menjadi salah satu narasi ke-Indonesiaan yang bisa mempersatukan semua, dengan merangkul generasi penerus bangsa ini," kata Prof Dr Ir Bondan Tiara Syofyan.

Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti atas nama Pemprov Bengkulu menyampaikan ucapan selamat datang dan mengharapkan konser kebangsaan yang akan digelar bisa berjalan sukses di Bengkulu.

“Kami (Pemprov Bengkulu) mengapresiasi adanya konser kebangsaan di Bengkulu. Semoga berjalan sukses. Para tamu jangan dulu cepat pulang, nikmati dulu wisata sejarah di Bengkulu, yang ada Rumah Pengasingan Bung Karno, Rumah Ibu Fatmawati, Benteng Marlborough, Pantai Panjang dan lain-lainnya,” kata Sekda. 

Dalam kelekarnya, Sekda Nopian juga menyinggung di Bengkulu ini banyak gadis-gadis cantik, terbukti Presiden RI pertama Ir Soekarno mempersunting gadis Bengkulu Fatmawati, yang kemudian menjadi Ibu Negara RI pertama. (Rls)