Hasil Pembangunan Nyata, Warga Taba Penanjung Yakin Pilih R2

Desa Taba Teret, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah

Antusiasme Masyarakat Desa Taba Teret, Kecamatan Taba Penanjung Menyambut Rosjonsyah. Jumat, 9 Oktober 2020. Foto/Dok

Interaktif News - Calon Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah bersilaturahmi di Desa Taba Teret, Kecamatan Taba Penanjung,Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Jumat (9/10/2020). 

Hadir dalam kegiatan ini, tim pemenangan R2 (Rohidin-Rosjonsyah), tim Ikatan Rukun Keluarga Benteng dan tokoh masyarakat setempat. Turut hadir, Ketua pemenangan koalisi partai, tim pengamanan dan anggota pengawas Pemilu.

Ketua tim Ikatan Rukun Keluarga Benteng, Bastari mengatakan, "Di masa pandemi Covid-19 ini, mari kita selalu patuhi protokol kesehatan. Pak Rosjonsyah mengajak kita untuk sama-sama mendukungnya menjadi Wakil Gubernur Bengkulu. Beliau Bupati Lebong dua periode dan sudah berhasil membangun Lebong. Tentunya, dengan dia menjadi wakil, setidaknya ketika kita ada keperluan akan dipermudah, karena beliau orang kita sendiri. Kedepan beliau berpasangan dengan Pak Rohidin. Ditangan beliau (Rohidin-red) Bengkulu sudah banyak kemajuan, hasil pembangunan nyata, salah satunya bidang pembangunan infrastruktur yaitu Jalan Tol Bengkulu-Lubuk Linggau,”ungkap Bastari. 

Disambut antusias, Calon Wakil Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah  memperkenalkan diri kepada masyarakat.

"Biasanya, lumrah kalo calon kandidat pasti menawarkan visi misi, tapi ternyata  program banyak yang tidak ditepati. Oleh karena itu saya sampaikan, saya punya visi dan misi yang telah saya laksanakan selama menjadi Lebong dua periode. Saya tidak mau berjanji-janji, karena yang dibutuhkan masyarakat adalah kinerja dan bukti nyata,” ujar Rosjonsyah dalam kesempatan itu.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa pada kepemimpinannya selau meraih Predikat WTP. Pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik, jalan mulus termasuk jalan sentra produksi pertanian. 

Untuk menyejahterakan masyarakat, Rosjon membuat Perda Hukum Tanah Adat, hutan TNKS 10 ribu lebih hektar untuk dikelola masyarakat. Di sektor pertanian, Produksi beras lebong menyuplai ke berbagai daerah bahkan nasional.  Kemudian, di bidang pendidikan, Rosjonsyah sudah membiayai 150 siswa miskin berprestasi ke Universitas Indonesia, UGM, ITB, IPB, UNIB dan STAIN bahkan 10 orang dibiayai sampai kedokteran yang selanjutnya dipekerjakan di rumah sakit. Di Lebong, Rosjonsyah sukses membangun empat ribu rumah dengan sanitasi yang baik, listrik subsidi, sehingga tidak ada rumah yang tidak layak huni.

Ia juga menceritakan perjalanan politiknya. Mulai dari beliau (Rosjonsyah-red) berawal menjadi guru, bergabung dengan partai dan menjadi Pimpinan DPRD Lebong periode 2004-2009 hingga menjadi bupati dua periode dan akhirnya mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Bengkulu.

"16 program unggulan 94 persen terealisasi. Itupun yang menilai dari lembaga survei dan tim ahli. Sudah 150 orang siswa berprestasi dan kurang mampu kami sekolahkan. 10 orang saya sekolahkan kedokteran yang selanjutnya saya kerjakan di rumah sakit Lebong. Empat ribu rumah kami bangun dengan sanitasi yang bagus dan listrik subsidi, jadi tidak ada rumah tak layak huni di Lebong. Infrastruktur jalan bagus semua. Setiap tahun, saya anggarkan seragam sekolah untuk PAUD hingga SMA,” papar Rosjon. 

Rosjonsyah menambahkan, " Selaku pelaku pemerintah yang telah melaksanakan pembangunan, di Lebong jalan mulus semua. Infrastruktur seratus persen selesai dan SDM saya benahi baik-baik. Lebong selalu terima penghargaan WTP, lelang tercepat se-Indonesia sehingga kami mendapat reward dana dari Kementerian Keuangan yang selanjutnya saya bangunkan pasar modern tiga tingkat,” sampainya.

"Yang dibutuhkan masyarakat adalah jalan mulus, jalan sentra produksi bagus, irigasi bagus, bibit bagus, pupuk bagus dan alat-alat pertanian misalnya Handtractor. Untuk mendongkrak perekonomian masyarakat tentunya jalan bagus sehingga hasil bumi bisa dikeluarkan" jelas Rosjonsyah

Untuk sinergi pemenangan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Rosjonsyah menyatakan, bahwa beliau mendampingi Rohidin karena punya komitmen untuk bersama-sama mengkonsep dan menjalankan kebijakan di pemerintahkan.

Salah satu masyarakat, Amiril Mukminim berharap, "Seperti yang bapak sampaikan, kami disini sangat butuh irigasi untuk pertanian. Kalo bapak jadi dan saya yakin pasti jadi, kami minta daerah kami lebih diperhatikan dari pemerintahan provinsi. Mewakili masyarakat, kami siap dukung penuh untuk Pak Jon menjadi wakil gubernur,” ujar Amiril.

Menanggapi keluhan masyarakat, Rosjonsyah mengatakan, "Kalo irigasi itu urusan pemerintah daerah dalam hal ini bupati, kalo pembangunan jalan provinsi itu urusan saya. Kalo alat pertanian Hendtractor itu urusan saya. Namun kalo saya wakil gubernur, tentunya kami akan koordinasikan, saya bersama gubernur akan ingatkan bupati untuk pembangunan lebih baik. Saya juga pernah menjadi guru dan mengajar di Taba Teret ini, saya paham betul yang dibutuhkan masyarakat disini,” katanya.

Selanjutnya, Rosjonsyah meminta doa restu dan dukungan untuk mendampingi Rohidin sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Bengkulu Periode 2021 -2024.

Sementara itu, Hanafia salah satu warga yang ikut hadir dalam kesempatan itu mengaku pernah menjadi murid Rosjonsyah ketika mengajar di Desa Taba Teret. “Saya paham betul karakter Pak Jon atas keberhasilannya membangun Lebong, semoga menjadi tauladan dan konsep pembangunannya bisa diterapkan di Provinsi Bengkulu,” ujarnya.(Alfin)

Editor: Alfridho AP