Blusukan Ala Walikota Bengkulu, Respon Cepat Keluhan Warga

Walikota Bengkulu Helmi Hasan memberikan 2 unit kursi roda kepada warga di Kelurahan Kebun Beler dan Kelurahan Anggut

Kota Bengkulu – Walikota Bengkulu Helmi Hasan kembali turun ke rumah-rumah warga pada Senin (22/08) pagi. Hal ini dilakukan untuk merespon keluhan masyarakat mengenai permasalahan kebutuhan peralatan dan pelayanan kesehatan. Kali ini Walikota Helmi memberikan 2 unit kursi roda kepada warga di Kelurahan Kebun Beler dan Kelurahan Anggut.

Afif (37) warga Jalan Cempaka X kelurahan Kebun Beler tidak menyangka bahwa orang nomor satu dikota Bengkulu langsung datang kerumah kontrakannya. Afif yang bekerja sebagai penjual ayam mengalami penyakit Jantung. Namun 2 tahun belakangan ini sudah tidak bisa beraktifitas lagi dikarenakan dirinya terserang stroke. Sehingga bagian tubuh sebelah kiri tidak bisa digerakan sama sekali. “Pokoknya jangan banyak pikiran, pikiran yang baik dan senang-senang aja, ini ada kursi roda semoga bermanfaat,” kata Walikota.

Walikota juga sempat terkejut mendapat laporan bahwa keluarga Afif ini mempunyai BPJS mandiri. “ Jangan pake mandiri pak, biar pemerintah aja, ini kan ada APBD untuk rakyat,” paparnya. Walikota Helmi pun sempat meminta maaf karena terlambat mengetahui dan merespon keberadaan Afif yang membutuhkan peralatan dan pelayanan kesehatan. “Semoga kursi rodanya bermanfaat dan bisa berjualan lagi,” katanya.

Kemudian Walikota Helmi menuju ke Jalan Soekarno Hatta III Kelurahan Anggut, kali ini Alwi Muksin (70) juga mendapat kursi roda gratis. Ironisnya kakek Alwi ini sudah lama tidak bisa berjalan. Ketika ditemui, beliau hanya terbaring di kasur kapuk diruang tamu rumahnya. Tampak mata Walikota Helmi berkaca-kaca meihat kondisi kakek yang sepuh tersebut. Apalagi disejumlah badan kakek Alwi terdapat beberapa luka. “Ini lukanya kenapa ?” tanya Walikota Helmi ketika melihat luka di tangan kakek Alwi. “Jatuh di Kamar mandi pak,” jawab salah seorang keluarga Kakek Alwi.

“ Mana dokter puskesmas, tolong panggilkan cepat dan urus kakek ini segera,” katanya. Kontan sejumlah pejabat terutama lurah Kelurahan Anggut segera merespon perintah sang Walikota. Selain itu juga Walikota Helmi dengan cekatan memberikan instruksi tentang mengoperasikan kursi roda yang diberikan. 
Nyaris sama dengan Afif, keluarga Kakek Alwi ini juga belum terdaftar di BPJS. “Nanti pemerintah yang menanggungnya, ibu dan bapak siapkan saja datanya dan serahkan sama pak lurah,” katanya. Selama ini keluarga kakek Alwi berobat berdasarkan dari rekomendasi dinas Sosial saja.

Ini adalah salah bentuk program Bengkulu-ku Peduli, Lurah dan Camat untuk mendata ulang setiap warganya yang membutuhkan dan kesusahan dalam pelayanan kesehatan. “Ini adalah tabungan akherat kita, kita kerja ini bukan hanya untuk dunia selain kerja di kantor ya kegiatan seperti ini harus terus kita lakukan,” pungkas Walikota Helmi.