Waspada! Kejahatan Hipnotis Merebak di Kaur

Kejahatan hipnotis

Ilustrasi hipnotis, Poto: Dok

Interaktif News - Menyikapi merebkanya tindak kejahatan dengan modus Hipnotis yang terjadi di Kabupaten Kaur, Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono SH,.SIK meminta masyarakat untuk leboh meningkatkan kewaspadaan. 

“Saat ini aksi kejahatan hipnotis mulai menyasar para ibu-ibu rumah tangga ini, untuk itu kita minta warga agar lebih waspada dan jangan mudah percaya dengan orang yang baru kita kenal” kata Kapolres Kaur, Kamis, (18/02/21).

Pelaku hipnotis kata Kapolres dikenal licin dalam memangsa korbannya. Banyak para korban tidak sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran kejahatan. Saat kejahatan terjadi, korban korban bisanya susah mengingat wajah pelaku karena dalam pengaruh hipnotis. Akhirnya polisi kesulitan mengungkap. 

“Modus pelaku hipnotis ini berbagai macam cara dan biasanya pelaku mengincar warga terlihat agak lengah sehingga mudah terhipnotis. Mereka biasanya membidik perempuan menggunakan perhiasan mencolok, pemilik warung-warung. Ada yang menggunakan mudos berpura-pura akan memberikan bantuan BLT” terang dia. 

Menurut data Polres Kaur, selama kurun waktu satu bulan terakhir, dua warga Kaur telah menjadi korban hipnotis. 

Kasus pertama terjadi awal Februari lalu yang dialami Okta Maya Citra (24), Warga Desa Cahaya Negeri, Kecamatan Luas.  Korban mengalami kerugian uang Rp 300 ribu dan beberapa isi warung manisan miliknya raib. Pelakunya tiga orang wanita tak dikenal.

Kasus kedua menimpa warga Desa Bakal Makmur, Kecamatan Maje bernama Ariani (34) yang dihipnotis oleh orang tak dikenal pada Rabu, 17 Februari 2021.  Akirbatny korban harus kehilangan satu unit HP merek samsung J3 dan dua anting emas seberat 1 gram.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku hipnotis. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat kami tangkap. Sekali lagi kita selalu minta masyarakat agar lebih waspada jangan sampai jadi korban karena pelaku hipnotis ini masih bergentayangan” imbau Kapolres.

Editor: Alfridho Ade Permana