Usai Cabuli Siswi SMP, Petani Asal Kaur Ngaku Siap Nikahi Korban

poto ilustrasi rape crime

Interaktif News  – Usai diringkus Satreskirm Polres Kaur karena diduga melakukan perbuatan cabul, seorang petani asal Kabupaten Kaur ngaku siap nikahi korbanya yang masih berstatus pelajar SMP. 

Pengakuan itu disampaikan terduga pelaku karena perbuatanya atas dasar suka sama suka dengan status berpacaran. 

Ia dan korban berpacaran sejak akhir tahun 2018 lalu, Ia juga memberikan sejumlah uang setelah menyetubuhi korban.

Perbuatan cabul itu diketahui setelah orang tua korban melapor ke polisi bahwa putrinya pergi meninggalkan rumah tanpa pamitan. Saat dihubungi, putrinya mengaku pergi ke Manna, Bengkulu Selatan, liburan ke rumah teman.

Karena merasa janggal, orang tua korban mengecek keberadaan putrinya di kosan temannya, dan di sana didapati putrinya sedang bersama pelaku. Atas laporan orang tuanya, polisi pun langsung mengamankan pelaku.

Disampaikan Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat melalui Kasat Reskrim Polres Kaur Iptu Welliwanto perbuatan terduga pelaku pertama kali dilakukan pada Februari 2019.

Terduga pelaku diduga mencabuli korban hingga tujuh kali, dua kali di tempat karaoke dan lima kali di salah satu hotel di Kaur.

“Terduga pelaku dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara,” terang Kasat, Rabu, 15 Mei 2019, dikutip garudadaily.com

Reporter: Juan Jang Putra
Editor: Riki Susanto