Sejarah Malam Minggu, Yang Suka Pacaran Mesti Tahu Nih!

Malam Minggu

Ilustrasi Malam Mingguan, sumber poto: loop.co.id 

Apa yang sering kamu lakukan saat malam Minggu? Yang punya pacar pasti pacaran lah ya. Yang jomblo hangout bareng teman-teman, kalau nggak ya nge-game. Terus yang punya keluarga biasanya kumpul bareng orang-orang tercinta. Asyik ya kalau ngebayangin suasana malam Minggu, hampir semua orang bisa bersantai dan ingin menikmati malam lebih lama dari hari-hari sebelumnya.

Beban kerja, tugas sekolah, tugas kuliah yang biasanya menghantui pikiran orang-orang, seperti lari terbirit-birit saat malam Minggu menjelang. Nggak heran kalau malam Minggu jadi momen yang paling ditunggu-tunggu khalayak ramai, mungkin di seluruh dunia.

Tapi yang unik, di Indonesia malam Minggu sangat identik dengan pacaran. Entah itu di kota atau di pedesaan terpencil sekalipun istilah “malming” sering digunakan dan terkadang jadi pengganti kata “pacaran.”

“Kamu mau ke mana?”

“Malming-an dong!” (baca: “Pacaran dong!”)

Sekarang pertanyaannya, dari manakah istilah “Malam Minggu” berasal dan bagaimana sejarahnya?

Tapi sebenarnya, jika membahas sejarah malam Minggu, kita nggak bakal menemukan sangkut pautnya dengan pacaran.

Seperti yang kamu tahu, di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, Minggu ditetapkan sebagai hari libur. Istilah “weekend” yang digunakan masyarakat barat mengacu pada hari-hari terakhir di setap minggu, yakni Jumat malam, Sabtu, dan Minggu.

Tapi pada kenyataannya, di hari Sabtu sebagian masyarakat Indonesia masih banyak yang menjalani rutinitas masing-masing. Jadi, aman jika mengatakan weekend yang berlaku di negara kita adalah Sabtu malam (malam Minggu) dan hari Minggu.

Masih seputar weekend, dahulu berbagai negara menetapkan hari libur yang berbeda-beda setiap minggunya. Misalnya hingga pertengahan abad 20, negara-negara di Timur Tengah menetapkan Jumat dan Sabtu sebagai hari libur. Begitupun sejumlah negara Afrika Utara yang menetapkan hari libur pada Kamis dan Jumat. Tapi seiring berkembangnya globalisasi, peraturan di bidang ekonomi dan ketenagakerjaan pun mengalami penyamarataan.

Akhirnya, sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia mengikuti aturan global; weekend di hari Sabtu dan Minggu. Tak hanya di ranah pekerjaan saja, berbagai institusi pendidikan pun turut mengikuti aturan ini. Ya, nggak cuma pegawai saja yang akhirnya libur di hari Minggu, anak sekolah dan mahasiswa diliburkan.

Seiring waktu, malam Minggu nggak cuma dianggap sebagai momen yang tepat untuk melepas penat. Tapi juga untuk memadu kasih. Rutinitas padat di hari biasa terkadang bisa menghindari kita bertatap muka dengan orang tercinta. Jadi, wajar saja jika malam Minggu adalah waktu yang pas untuk melepas kerinduan. Belum lagi, malam hari adalah waktu yang paling romantis buat pacaran, iya nggak?

Hayo, siapa di antara kamu yang suka “ngapel” di malam Minggu?

Penulis: Bayu Bahrul/dikutip dari loop.co.id
Editor: Riki Susanto