Satu dari Dua Pelaku Curanmor di Selupu Rejang Diamuk Massa

Polres Rejang Lebong

Pelaku Saat Dibawa Ke RSUD Curup. Foto/Dok: tribratanewsbengkulu 

Interaktif News – Gagal membawa kabur sepeda motor korbannya, satu dari dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) diamuk massa dan kritis di RSUD Curup. 

Aksi curanmor yang dilakukan kedua pelaku terjadi pada Jumat (28/8) sekitar pukul 08.30 WIB di Dusun III Desa Sumber Bening Kecamatan Selupu Rejang.

Pasca kejadian pelaku curanmor berinisial CI (30) warga Desa Lawang Agung Kecamatan SBU langsung dilarikan petugas ke RSUD Curup untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Untuk satu orang pelaku yang sempat diamuk massa sudah kita evakuasi ke RSUD Curup dengan kondisi kritis, sedangkan satu lagi berhasil melarikan diri,” ungkap Kapolres Rejang Lebong, AKBP Dheny Budhiono, SIK MH melalui Kapolsek Curup, IPTU Samsudin SH.

Aksi percobaan Curanmor yang dilakukan dua orang pelaku tersebut terjadi di Dusun III Desa Sumber Bening Kecamatan Selupu Rejang Lebong. Pada saat itu Korban Dias Angga Saputra (27) warga Dusun VI Desa Samberejo Kecamatan Selupu Rejang tengah meminum kopi di dalam rumah saudaerahnya di Dusun III Desa Sumber Bening Kecamatan Selupu Rejang.

Saat tengah minum kopi tersebut, korban mendengar ada suara sepeda motor yang berhenti didepan rumah tempat ia minum kopi. Karena penasaran korban akhirnya keluar rumah dan melihat dua orang pelaku mengambil sepeda motor Honda Beat nomor polisi BD 3709 KV miliknya.

Mengetahui ada yang mengambil motornya, korban dan saudara sepupunya mengejar kedua pelaku dan pelaku yang membawa sepeda motor korban berhasil diamankan di Dusun VI Desa Samberejo, sehingga korban terlibat perkelahian dengan pelaku. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung datang dan membantu korban, hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan kemudian diamuk warga.

Sedangkan pelaku satu lagi yang diketahui menggunakan sepeda motor jenis matic warna hitam kombinasi merah berhasil melarikan diri.

“Mengetahui kejadian tersebut, personel kita langsung mengevakuasi pelaku dari amukan warga, saat dievakusi kondisinya sudah parah dan tak sadarkan diri, sehingga untuk identitasnya belum kita ketahui,” terang Kapolsek. (**)