PPDB SMA dan SMK di Bengkulu Serentak Tanggal 26 Juni 2021

PPDBN 2021

Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu Eri Yulian Hidayat, Foto: Dok/Panji Putra Pradana

Interaktif News – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Provinsi Bengkulu tak lama lagi akan dimulai. Rencananya PPDB untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) akan digelar bersamaan dengan PPDB Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada tanggal 26 Juni 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Eri Yulian Hidayat menyampaikan, pihaknya telah menyepakati bahwa pelaksanaan PPDB di Provinsi Bengkulu untuk SMA dan SMK akan dilakukan bersamaan. 

“Rencana kita itu tanggal 26 Juni, PPDB ya. Yang jelas sekarang kita sepakati bahwa SMA dan SMK itu kita serentakkan agar tidak terjadi pengalaman seperti tahun kemarin” kata Eri Yulian, Selasa, (15/06/2021).

Kebijakan itu kata Heri diambil lantaran pihaknya kerap menerima laporan terkait siswa yang sering pindah sekolah karena diterima di sekolah lain. Selain itu untuk memudahkan siswa agar lebih fokus dalam memilih sekolah mana yang menjadi pilihan utama dengan pertimbangan kompetensi yang mereka miliki.

“Kenapa, karena kita ingin menjaring anak agar jangan pindah pindah sekolah, bila sudah diterima di satu sekolah. Dari SMK pindah ke SMA atau sebaliknya. Jadi harapan kita juga, ini bisa disertakan” kata dia.

Heri juga menekankan agar sekolah tidak memungut biaya saat pendaftaran dari calon siswa baru. Sekolah juga diminta melaksanakan PPDB dengan transparan, objektif dan tanpa ada pungutan liar (Pungli)

“Insya Allah sudah siap karena proses lelang juga sudah selesai. Mudah-mudahan kerjasama kita dengan Telkom itu berjalan lancar” imbuh Eri Yulian.

Selain sistem zonasi, pihak Diknas juga mengakomodir siswa yang ingin masuk ke sekolah-sekolah di Bengkulu melalui jalur prestasi, jalur lingkunga, dan jalur afirmasi. Namun, pelaksanaanya harus tetap transparan.

”Untuk presentasi itu masih tetap seperti tahun kemarin. 50 persen zonasi, 25 persen lingkungan, 15 persen dari siswa berprestasi dan 5 persen dari jalur afirmasi. Kita sudah persiapkan, dan datanya juga sudah kita ambil di Dapodik dari Kementrian dan data Inis dari Kemenag” ungkap Eri.

Mengingat masih dalam pandemi Covid-19, Ia pun selalu mewanti-wanti agar pihak sekolah berupaya meminimalisir penumpukan orang di sekolah. Pasalnya, pihaknya berkomitmen untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Kita harapkan Pelaksana PPDB ini masih secara online, sehingga siswa betul betul bisa memanfaatkan jalur ini agar tidak terjadi penumpukan di sekolah. Ke sekolah itu kalau ada kendala yang sangat prinsip maka, itu bisa dikendalikan bersama sekolah” kata Eri. 

Kontributor: Panji Putra Pradana
Editor: Iman SP Noya