Polisi Masih Selidiki Penyebab Keracunan Massal di Rejang Lebong

keracunan massal

Dirawat: Korban kercanunan massal usai Posyandu di Puskesmas Tunas Harapan, Rejang Lebong, Rabu, 07 April 2021, Foto: Dok

Interaktif News - Sebanyak 39 orang mengalami keracunan massal saat pelaksanaan posyandu di Puskesmas Tunas Harapan, Desa Suka Datang, Kecamatan Curup Utara, Curup, Rejang Lebong, Rabu kemaren, (07/04/21).

Terkait keracunan massal itu, saat ini pihak kepolisian masih melakukan menyelidiki zat yang terkandung dalam makanan guna mengungkap penyebab terjadinya keracunan.

”Kita masih mendalami zat yang terkandung dalam makanan tambahan sehingga keracunan massal dialami 39 orang saat posyandu bisa diungkap” kata Kapolres Rejang Lebong, AKBP Puji Prayitno, S.H., M.H.,

Kapolres menjelaskan, pada Rabu, 7 April 2021 sekira pukul 09.00  WIB, bidan desa bernama Harwani Destia Riski beserta para kader bidan desa setempat menggelar posyandu. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap bulan dengan sasaran khusus untuk Ibu Hamil, Balita, Batita dan Lansia.

Peserta posyandu kemudian diberi makanan tambahan berupa Bubur Kacang Hijau yang disedikan/dibuat oleh Ibu Kades bernama Rospa Denti yang juga Ketua Kader Bidan Desa. Makanan tambahan ini biasa diberikan setelah proses posyandu. 

Dana pengadaan makanan tambahan ini bersumber dari anggaran dana desa. ”Setelah 4-5 jam mengkonsumsi makanan tambahan para korban yang berjumlah 39 orang mengalami mual, muntah dan buang air besar” Jelas Kapolres.

Saat ini 39 orang korban menjalani perawatan di rumah masing-masing sedangkan 5 orang lainnya masih dalam perawatan di Poskesdes setempat oleh team medis Puskesmas Tunas Harapan. ”5 orang korban masih dilakukan perawatan oleh team medis” kata Kapolres.

Editor: Alfridho Ade Permana