Pj Wali Kota Imbau Warga Siap Siaga Hadapi Cuaca Ekstrim

rakor

Rapat koordinasi kesiapsiagaan seluruh puskesmas dalam menghadapi cuaca ekstrim di ruang rapat Balai Kota Merah Putih, Kamis, 11 Januari 2024, Foto: Dok

Interaktif News – Pj Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi bersama Pj Sekda Eka Rika Rino, Asisten I Eko Agusrianto, Asisten III Tony Elfian serta Plt Kepala Dinkes Joni Haryadi Thabrani menggelar rapat koordinasi (Rakor) di ruang rapat Balai Kota Merah Putih, Kamis (11/1/2024).

Rakor yang menghadirkan seluruh kepala puskesmas se-Kota Bengkulu itu membahas kesiapsiagaan seluruh puskesmas dalam menghadapi cuaca ekstrim, mengingat perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Pj Wali Kota Arif Gunadi dalam kesempatan itu meminta seluruh puskesmas turun ke masyarakat memberikan sosialisasi terkait menghadapi cuaca ekstrim yang akan berdampak pada kesehatan. Selain itu, Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan menjelang perubahan cuaca saat ini.

“Maka itu, saya meminta seluruh puskesmas berperan aktif mensosialisasikan tentang menjaga kebersihan dan kesehatan mengingat saat ini memasuki perubahan cuaca yang bisa berdampak pada kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kadinkes Joni juga mengimbau masyarakat agar melakukan kerja bakti atau gotong royong untuk membersihkan saluran air guna menghindari terjadi banjir di wilayah Kota Bengkulu. Menurut dia memasuki musim penghujan, berbagai penyakit sering muncul.

“Memasuki musim penghujan ini berbagai penyakit biasanya sering muncul seperti demam berdarah, penyalit kulit, demam, flu, batuk-batuk dan penyakit lainnya. Untuk itu mengantisipinya masyarakat diminta melakukan kegiatan gotong royong menghindari terjadi genangan air,” imbaunya.

Dinkes Kota Bengkulu mencatat, selama 2023 kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayah yang telah terkonfirmasi sebanyak 48 kasus. Kasus DBD yang terjadi pada 2023 mengalami penurunan dibandingkan 2022 dengan 117 kasus.

“Rendahnya kasus terkonfirmasi DBD selama 2023 kemarin karena musim kemarau yang panjang jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tapi dikhawatirkan meningkat mengingat belakangan ini Kota Bengkulu memasuki musim penghujan,” jelasnya.

Editor: Firzani