Pesona Panas Dingin Air Terjun Tri Muara Karang

Pesona keindahan Air Terjun Tri Muara Karang Dok: by @ditadhmmyt16 from.

Air terjun Tri Muara Karang merupakan salah satu air terjun tertinggi yang berada di provinsi Bengkulu, Ketinggian Air terjun ini mencapai hingga 100 Meter, Air Terjun Tri Muara Karang berada di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Di tempat ini setiap wisatawan akan mendapat hidangan pemandangan alam khas pegunungan yang sangat indah. Nama Tri Muara Karang di gagas oleh kelompok sadar wisata yang mengelola air terjun ini.

Jejeran tanaman aren atau enau akan memberi sambutan pada wisatawan saat memasuki desa ini. Selain itu di sepanjang kiri dan kanan jalan desa, terhampar panorama kebun sayur yang penuh nuansa hijau. Desa Belitar Seberang di Bengkulu ini tidak hanya menawarkan panorama alam pegunungan dan perkebunan saja.

1

Foto : Visit Bengkulu Istagram

Lebih dari itu, terdapat suatu destinasi wisata alam lain yang keindahannya juga sangat sempurna yaitu Air Terjun Tri Muara Karang. Lokasi persisnya ada di perbatasan antara Desa Sindang jati dan Desa Belitar Seberang. 

Dari Jalan utama mendekati area air terjun pengunjung harus berjalan kaki sekitar 15 menit dengan melewati jalan setapak, rasa letih mungkin pengunjung rasakan tapi setelah sampainya di sana semua itu akan sebanding dengan panorama air terjun Tri Muara Karang yang sangat indah.

Sepanjang perjalan dari Kota Curup kita akan melihat pemandangan hijau dari sayuran, kebun bunga, buah dan pemandangan hijau dari berbagai tumbuhan lain. Satu hal yang pasti, udara di sini sejuk. bagi yang tidak biasa dengan udara sejuk silahkan siapkan sweater atau jaket ya. Selain melewati perkebunan sayur perjalanan ke lokasi wisata ini juga melewati kebun-kebun kopi. Jadi jika ada yang belum pernah melihat kebun kopi bisa nih sambil wisata kopi.

1

Foto @yuresta.ep "Hal yang menarik dan unik pada Air Terjun ini yaitu mata air nya keluar dari celah-celah batu karang yang ada di dinding bukit setinggi kurang lebih 20 M".

Daya Tarik Air Terjun Tri Muara Karang

Luas areal Air terjun Tri Muara Karang lebih kurang 2 Ha, di lokasi ini ada empat buah air terjun dengan ketinggian lebih kurang 40 meter hingga 86 meter. 

Selain pemandangan air terjun, dilokasi ini juga terdapat sumber air panas yang disebut dengan lubuk pemandian air panas yang juga konon tempat pemandian Dewa, Goa sarang walet dan juga Goa kelelawar/kalong. Objek wisata ini terkesan sangat unik karena memiliki tiga objek wisata dalam satu tempat.

Sebuah keindahan yang luar biasa dan memiliki daya tarik tersendiri membuat tempat ini sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan dari dalam maupun luar daerah. air terjun Tri Muara Karang memiliki tiga jenis air terjun dengan keunikan yang berbeda-beda. 

Air terjun yang pertama, memiliki suhu yang biasa saja (tidak panas dan tidak juga terlalu dingin), serta yang kedua dengan suhu yang sangat dingin sedangkan yang ketiga ini memiliki suhu yang begitu panas yang katanya menjadi pereda rasa dingin dari air terjun Tri Muara Karang kedua tadi. Inilah salah satu keunikan air terjun Tri Muara Karang yang membuat para pengunjungnya betah dan nyaman berada disana.

Keindahan Air Terjun Tri Muara Karang

Tiba di bagian bawah air terjun, kelelahan dan perjuangan keras untuk sampai tujuan langsung menjadi sirna. Air Terjun Tri Muara Karang merupakan sebuah obyek wisata alam yang tidak saja ini namun juga mempunyai keistimewaan yang sangat berbeda. Air yang mengalir di air terjun ini tidak dingin, namun cenderung hangat. Mandi di kolamnya akan membuat rasa lelah pada tubuh jadi berganti menjadi rasa segar.

Jika ingin berendam di air yang lebih hangat lagi, dapat masuk ke kolam atau pemandian lain yang lokasinya berada di area yang sama dengan air terjun. Kenikmatan ini masih ditambah lagi dengan keberadaan satwa siamang yang terlihat lucu dan sering menampakan diri di kawasan wisata alam tersebut. Binatang ini tergolong jinak, tetapi wisatawan tetap harus berhati-hati saat mendekati atau sebaliknya didekati.

1

Foto Hendra Salim "Berendam di kolam air panas alami dan air terjun tri muara karang lubuk linggau curup".

Bukan hanya siamang yang menghuni hutan sekitar air terjun ini tetapi ada juga ratusan bahkan mungkin ribuan kelelawar besar (kalong) hinggap didahan kering sehingga menyerupai dedaunan dan sesekali mereka berterbangan berputar putar disekitar lokasi ini. satu lagi hewan yang meramaikan alam ini yaitu gareng (begitu masyarakat sindang menyebut) hewan kecil sejenis belalang namun suaranya bisa terdengar dalam radius lebih dari 100 meter.

Jika anda hobi berpetualang, pasti anda akan menjumpai berbagai keunikan ditiap daerah yang anda singgahi. Begitu pula jika anda berkunjung ke Desa Belitar Seberang  Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu anda akan disuguhi pemandangan pegunungan yang indah. 

1

Foto Supar Sp "Wuiihhh keren percikan airnya bagai embun d tengah harii segerrrr ger gerrr'....

Pohon pohon aren (enau) berjajar seakan menyambut kedatangan anda, andapun akan disuguhi pemandangan perkebunan sayur sayuran, Desa Sindang jati juga di hiasi dengan banyak air terjun dan sumber air panas, tidak hanya itu Desa sindang jati juga memiliki beberapa bangunan peninggalan zaman belanda berupa parit besar dan sisa sisa PLTA. Lebih dari itu jika anda beruntung anda akan menjumpai bunga raksasa dan paling langka didunia Raflesia Arnoldi tumbuh di desa ini. 

Satu hal yang menarik dan unik pada Air Terjun ini dan tidak mudah ditemukan pada Air Terjun Lainnya di Indonesia, yaitu air terjun ini tidak berasal dari aliran sungai pada umumnya, namun langsung dari mata air yang keluar dari celah-celah batu karang yang ada di dinding bukit setinggi kurang lebih 20 meter dan airnya pun hangat. 

Nah Sobat Traveler.... bagi kamu yang hobi berpetualang dan ingin mencari suasana pesona air terjun yang berbeda, Air Terjun Tri muara Karang  yang berada di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu ini sangat rekomended dan wajib untuk kamu kunjungi....

 

(Berbagai Sumber)

Editor : Alfridho Ade P