Nominasi API 2019, Ayo Dukung Destinasi Wisata Bengkulu

1

Jakarta,BI - Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019 mendapat apresiasi dari pemerintah daerah. Apresiasi itu setelah beberapa daerah berhasil lolos masuk nominasi. Kini daerah mulai menggerakkan masyarakatnya untuk mendukung pariwisata daerah yang masuk nominasi API 2019, agar menjadi pemenang.

Pemerintah Provinsi Bengkulu patut berbangga. Pasalnya, 6 destinasi tempat Wisata dan 1 Kuliner Khas Bengkulu Pendap masuk ke dalam daftar nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019. Satu di antara 6 destinasi wisata tersebut berada di Pulau Enggano, yakni merupakan pulau terluar di Provinsi Bengkulu dan berada di tengah Samudera Hindia dan dekat dengan Australia. Pulau Enggano masuk ke dalam Nominasi API dengan kategori Surga Tersembunyi.

Pulau ini didiami oleh lima suku asli yang mendiami Pulau Enggano yakni Kaitora, Kauno, Kaharubi, Kaahua, dan Kaharuba termasuk suku pendatang (Kamay). Ada sekitar 3.000 jiwa yang mendiami wilayah yang kaya akan hasil laut dan hutan itu. 

Enggano sendiri tercatat sebagai Pulau terluar Indonesia bagian Barat dengan wilayah seluas 400,6 kilometer persegi berada pada koordinat 05°.23'21" lintang Selatan, 102° 24'40" bujur Timur. Enggano merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara dengan pusat pemerintahan berada di Desa Apoho.

Luas wilayah Pulau Enggano mencapai 400,6 Km² yang terdiri dari enam desa yaitu Desa Banjarsari, Meok, Apoho, Malakoni, Kaana, dan Kahyapu dengan jumlah penduduk lebih dari 600 kepala keluarga.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sangat bangga karena masuknya Provinsi Bengkulu dalam daftar nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019. Tak tanggung-tangung, dalam kegiatan API 2019 ini, Provinsi Bengkulu berhasil masuk tujuh kategori sekaligus.

Ketujuh nominasi itu, Pendap (Kategori Makanan Tradisional), Jelajah Lubuk Resam Kabupaten Seluma (Olahraga dan Petualangan), Arus Ketahun Rafting Kabupaten Lebong (Wisata Air), Bukit Kaba Rejang Lebong (Dataran Tinggi), Pantai Cukoh Kabupaten Kaur (Destinasi Baru), Fort Marlborough Bengkulu (Situs Sejarah) dan Pulau Enggano Bengkulu Utara (Surga Tersembunyi).

“Ini anugerah yang luar biasa untuk kita semua, setiap tahun destinasi wisata Bengkulu selalu masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia. Tak dapat dipungkiri, kita memiliki keindahan alam yang luar biasa,” ujar Gubernur Rohidin, Rabu (22/05/2019).

Gubernur menghimbau, agar masyarakat Bengkulu baik yang tinggal di Bumi Rafflesia maupun di rantau, ikut membantu dukung enam destinasi wisata dan satu kategori makanan tradisional dalam Nominasi API 2019.

Caranya sangat mudah, ketik API [Spasi] Nomor Nominasi/Keyword, kirim ke 99386.

Nomor Nominasi/Keyword pada masing-masing kategori, antara lain; API 1i untuk Pendap, API 7B untuk Jelajah Lubuk Resam, API 8B untuk Arus Ketahun Rafting, API 10C untuk Bukit Kaba, API 12D untuk Fort Marlborough, dan API 18D untuk Pulau Enggano. “Mulai tanggal 1 Juni sampai 31 Oktober 2019, mari bersama kita dukung” kata dia.

Gubernur bertekat, dirinya bersama kabupaten/kota akan terus mendorong pengembangan destinasi wisata di Provinsi bengkulu. Menurut Rohidin, pariwisata salah satu pintu masuk dalam mendongkrak perekonomian masyarakat Bengkulu. “Dengan segala keterbatasan yang kita miliki, perlahan target-target pembangunan di berbagai sektor akan terus kita perkuat, demi terpenuhinya capaian yang maksimal dan sesuai yang kita harapkan bersama,” tegas Rohidin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu Irsan Setiawan menegaskan, akan bekerja keras memajukan pariwisata Bengkulu. “Sesuai arahan bapak gubernur, kita akan bekerja maksimal, mengenjot pengembangan pariwisata Bengkulu,” ujar Irsan Setiawan.

CEO Ayo jalanjalan, Muhammad Syafaat menambahkan Gelaran tahunan ajang penghargaan pariwisata di penjuru nusantara ini, menginjak tahun keempat mendapat sambutan postif dari pemerintah povinsi (pemprov) maupun daerah (pemda). Lebih mengembirakan lagi, tingkat partisipasi Pemprov dan Pemda meningalami grafik kenaikan.

“Partisipasi Pemprov maupun Pemda yang meningkat ini menandakan keberadaan API memiliki nilai strategis dalam memajukan pariwisata daerah juga mendorong kunjungan turis asing melancong ke daerah tersebut,” papar Syafaat dilansir dari Bisniswisata.co.id di Jakarta, Selasa (28/05/2019).

Memang, lanjut dia, keberadaan API 2019, bersentuhan langsung memperkenalkan sekaligus mempromosikan destinasi wisata yang ada di penjuru nusnatara, dengan cara yang berbeda. Sehingga obyek wisata didaerah semakin dikenal melalui suara atau voting yang masuk API.

Pemenang API selalu dibanjiri wisatawan dalam maupun luar negeri. Karenanya API diadakan untuk mengakomodir perkembangan dalam dunia pariwisata Indonesia. Tak kalah pentingnya, memperkenalkan serta mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia. “Bahkan melalui API, saya ingin masyarakat mulai mencintai kampung halamannya masing-masing dan mengajak berlomba untuk daerahnya masing-masing. Tapi, dalam persaingan yang sehat,” ungkapnya.

Menurutnya, adanya API kebangkitan pariwisata mulai dirasakan didaerah. Seperti tahun pertama API 2016 menjadi momen kebangkitan bagi pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT), tahun kedua menjadi tahun pariwisata Riau. Tahun ketiga kebangkitan Sumatera Selatan.

Panitia Penyelenggara Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019, Hiro menambahkan Tercatat ada 18 kategori yang dilombakan di API 2019. Jumlah kategori tak ada perubahan seperti tahun 2018. Daftar dan 18 kategori dalam Anugerah Pesona Indonesia yakni : Kategori 1 : Makanan Tradisional Terpopuler, Kategori 2 : Minuman Tradisional Terpopuler, Kategori 3 : Wisata Olahraga dan Petualangan Terpopuler, Kategori 4 : Wisata Air Terpopuler, Kategori 5 : Ekowisata Terpopuler.

Kategori 6 : Dataran Tinggi Terpopuler, Kategori 7 : Cendera Mata Terpopuler, Kategori 8 : Atraksi Budaya Terpopuler, Kategori 9 : Kampung Adat Terpopuler, Kategori 10 : Situs Sejarah Terpopuler, Kategori 11 : Wisata Halal Terpopuler, Kategori 12 : Festival Pariwisata Terpopuler, Kategori 13 : Promosi Pariwisata Digital Terpopuler.
Kategori 14 : Wisata Kreatif Terpopuler, Kategori 15 : Wisata Belanja Terpopuler, Kategori 16 : Obyek Wisata Unik Terpopuler, Kategori 17 : Tujuan Wisata Baru Terpopuler, Kategori 18 : Surga Tersembunyi Terpopuler. (007)

Editor : Alfridho Ade P