Interaktif News – Ketua DPRD Seluma April Yones menegaskan bahwa absennya lima anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam rapat paripurna pandangan akhir fraksi terhadap RAPBD Seluma 2026 bukanlah bentuk penolakan fraksi terhadap dokumen anggaran tersebut.

April menyampaikan, Fraksi PPP tetap sepakat dan mendukung Rancangan APBD 2026 yang telah melalui proses pembahasan panjang bersama pemerintah daerah.

“Fraksi PPP sepakat dan mendukung APBD 2026. Ketidakhadiran anggota karena ada yang sakit dan ada urusan mendesak yang tidak bisa ditinggalkan. Jika ada pernyataan berbeda di luar, itu bukan sikap fraksi, tetapi personal,” kata April Yones melalui via telepon, Sabtu (29/11/2025).

Ia menegaskan, meski sebagian anggota tidak hadir, pandangan akhir Fraksi PPP tetap dibacakan secara resmi dalam paripurna. Hal ini menandakan sikap resmi fraksi yang menyetujui RAPBD 2026.

“Pandangan fraksi tetap menyetujui bahwa RAPBD 2026 sudah final. Meskipun yang lain tidak hadir, tetapi dalam paripurna kita sampaikan bagaimana pandangan Fraksi PPP terhadap RAPBD itu,” jelasnya.

April menambahkan bahwa pembahasan RAPBD 2026 telah dilakukan sejak jauh hari dengan melibatkan seluruh anggota fraksi. Termasuk mengenai tahapan pembangunan yang dilakukan secara bertahap lantaran kondisi keuangan daerah masih mengalami pengetatan.

Ia juga menyoroti keberhasilan Pemerintah Kabupaten Seluma dalam menurunkan defisit APBD 2026. Menurutnya, defisit yang tersisa sekitar 1,6 persen merupakan angka terendah dalam satu dekade terakhir.

“Harusnya kita berbangga karena angka defisit kita kecil, meski ada pemangkasan TPP pegawai. Defisit kita terkecil di tahun 2026, hanya 1,6 persen, sehingga keuangan daerah sehat dan program lainnya bisa berjalan meski anggaran terbatas,” kata April.

Menurutnya, kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat turut berpengaruh terhadap kemampuan fiskal daerah. Namun, pembangunan tetap berjalan secara bertahap di bawah kepemimpinan Bupati Seluma Teddy Rahman.

“Proses pembangunan tetap dilaksanakan oleh Bupati Seluma, tetapi secara bertahap. Tidak bisa kita paksakan karena transfer dari pemerintah pusat juga mengalami pemangkasan,” ujarnya.

Reporter: Deni Aliansyah Putra