Kasus Penipuan, Balon Bupati Bengkulu Selatan Dilapor ke Polisi

Balon Bupati Bengkulu Selatan

Polres Bengkulu Selatan, Poto:Dok/FB @Polresmanna

Interaktif News – Salah seorang Bakal Calon (Balon) Bupati Bengkulu Selatan inisial YG (25) dilaporkan oleh seorang pemuda asal Desa Salo, Kecamatan Watang, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulawesi Selatan ke Polres Bengkulu Selatan. 

YG dilaporkan atas kasus dugaan penipuan dan penganiayaan terhadap korban sekaligus pelapor Asriadi Abbas (22) alias Adibass pada Rabu, 22 April 2020. 

"Ya benar adanya laporan terhadap YG atas dugaan penipuan serta penganiayaan yang dilaporkan oleh Asriadi Abbas dan laporan tersebut sudah kami terima, " kata Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Rahmat Hadi Fitrianto  kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Hari ini juga surat pemanggilan untuk YG akan kami layangkan guna untuk dimintai keterangan lebih lanjut," terang Kasat.

Adapun kornologis kejadian dalam laporannya korban menyebut telah terjadi penipuan oleh YG. Peristiwa bermula pada 30 Maret 2020 lalu, ketika korban saat itu berada di Makasar ditelpon oleh bendahara terlapor dan ditawarkan barang berupa sarang burung walet di Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 20 kilogram. 

Terjadi kesepakatan harga sebesar Rp 96 juta dan langsung ditransfer oleh pelapor. Pada tanggal 31 Maret 2020, korban kemudian langsung berangkat ke Bengkulu Selatan untuk mengambil barang tersebut. Namun, barang tersebut tak kunjung diberikan terlapor

Buntut dari dugaan penipuan itu, YG diduga melakukan penganiyaan terhadap pelapor. Saat itu, korban sedang duduk santai depan teras kosannya dan tiba-tiba didatangi oleh terlapor bersama teman-temannya dengan menggunakan 2 mobil yang berjumlah lebih kurang 8 orang.

Selanjutnya terlapor langsung masuk ke dalam kosan dan mematikan lampu dan menghidupkan kran air kamar mandi. Setelah lampu mati dan kran air hidup, terlapor kemudian menarik korban ke dalam kosan. Namun, Korban menolak, saat itulah korban mengaku dipukul oleh YG dan dibantu oleh teman-temannya. 

Beruntung saat itu korban sempat berteriak dan sempat melarikan diri walaupun sempat dikejar terlapor. Kemudian pelapor menelpon seorang temennya yang kemudian melerai.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar dan luka goresan, dan selanjutnya korban melapor ke Polres Bengkulu Selatan.

Reporter: Yon Maryono
Edidtor: Usmady Dianto