Polres Benteng Resmi Tahan Mantan Pj Kades Korupsi Dana Desa

Press Komference Polres Bengkulu Tengah

Press Conference Polres Bengkulu Tengah. Rabu, 2 Desember 2020Foto/Dok 

Interaktif News – Tim penyidik Sat Reskrim Polres Bengkulu Tengah (Benteng) Polda Bengkulu resmi melakukan penahanan terhadap mantan penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades), Keroya Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Bengkulu Tengah berinsial TR (45), yang saat ini masih berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai staf di Kantor Camat Pagar Jati.

Kapolres Benteng, AKBP Ary Baroto SIK MH, melalui Kasat Reskrim, Iman Falucky STK SIK menjelaskan bahwa penahanan terhadap Pj Kades dilakukan karena yang bersangkutan diindikasi melakukan penyimpangan anggaran dana desa (DD) tahun anggaran 2019 dengan pagu anggaran senilai Rp 1,17 Miliar.

Memperkuat dugaan, tim penyidik sudah memanggil 11 orang saksi untuk dimintai keterangan. Selain itu, dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) yang dikeluarkan Inspektorat Daerah (Ipda) Kabupaten Bengkulu Tengah, ditemukan ada indikasi kerugian negara (KN) senilai Rp 285 juta.

“Tersangka sudah dilakukan penahanan sejak 27 November 2020. Hasil penyelidikan, uang kerugian negara digunakan untuk kepentingan pribadi dan operasional saat menjadi Pj Kades, ” ujar Kapolres, Rabu (2/12/2020).

Atas apa yang dilakukannya, mantan Pj Kades dikenakan pasal 2 ayat 1 sub pasal 3 UUD RI nomor 31 1991 tentang pemberantasan korupsi.

“Tersangka sudah ditahan sejak 27 November. Dalam kurun waktu 60 hari sejak proses penyelidikan, tersangka sudah mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 130 juta, ” jelas Kapolres. (**)

Editor: Alfridho AP