Giliran 196 Orang Nakes Polda Bengkulu Divaksin

Vaksin covid bengkulu

Kapolda Bengkulu saat meninjau langsung vaksinasi Nakes yang bertugas di Polda Bengkulu, Senin, 18 Janauri 20212, Foto: Dok

Interakatif News – Setelah sebelumnya unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu menerima Vaksin Covid-19 di RSUD M Yunus Bengkulu, Senin, 18 Januari 2021 sebanyak 196 tenaga Kesehatan Polda Bengkulu secara serentak mendapatkan vaksinasi Covid 19.

Kabid Humas Kombes Pol Sudarno mengungkapkan, dari droping yang dialokasikan pihak Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, 56 vial untuk 28 personil Nakes Biddokkes dan 336 vial untuk 168 personil Nakes yang bertugas di RS Bhayangkara.

Dari 196 orang Nakes yang mendapatkan vaksinasi tersebut terdiri dari Nakes di 4 Klinik Bhayangkara Medika yang berada di masing-masing Polres di lingkungan Polda bengkulu baik yang berstatus personil maupun sipil. 

Penyuntikan vaksin  yang digelar di Klinik Bhayangkara Medika 2 Polda Bengkulu itu melibatkan 17 orang vaksinator yang sebelumnya telah mendapat pelatihan itensif. 

“Nakes tahap pertama 3 bulan, Januari sampai April, penyuntikan vaksin tahap kedua berjarak 14 hari dari penyuntikan pertama sedangkan daftar penerima menunggu verifikasi” Kata Kabid Humas Sudarno.

Pihaknya juga mamastikan akan mengawal vaksinasi di Provinsi Bengkulu mulai dari distribusi, penyimpanan, sosialisasi keamanan vaksinasi oleh personel Polri yang terlibat dalam Satgas Operasi dan Bhabinkamtibmas. 

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono terus mengimbau seluruh masyarakat dan anggota polri yang telah terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 untuk tidak ragu disuntikkan vaksin. ”Saya berpesan kepada masyarakat dan anggota saya juga, janganlah ragu dengan suntik vaksin ini” 

Kapolda Bengkulu sendiri telah lebih dulu disuntikan vaksin bersama dengan Gubernur, Kabinda, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD M Yunus dan tokoh-tokoh masyarakat  ”Alhamdulillah sejak di suntik sampai sekarang tidak ada apapun efek terhadap diri saya” 

Meskipun sudah divaksin kata Kapolda, bukan berarti berhenti mematuhi prokes, suntikan pertama belum final karena harus disuntik kedua hingga tubuh benar-benar imun terhadap virus Covid-19. 

”Saya berpesan meskipun sudah disuntik vaksin dia tetap disiplin melakukan protokol kesehatan, banyak manfaatnya memang itu salah satu cara menghentikan Covid-19”

Editor: Alfridho Ade Permana