Hari Pertama Operasi Antik Nala Polda Bengkulu Tangkap 15 Tersangka

Operasi Antik Nala

Personil Operasi Antik Nala Polda Bengkulu saat menggelar tes urine sebelum menggelar operasi, Kamis 06 Agustus 2020, Poto:Dok

Interaktif News – Baru hari pertama pelaksanaan operasi Antik Nala 2020 yang digelar mulai tanggal 06 Agustus 2020 hingga 20 Agustus 2020, Polda Bengkulu dan Polres jajaran  telah berhasil 15 orang tersangka baik itu yang masuk dalam target operasi (TO) ataupun Non TO.

Adapun 15 tersangka yang berhasil ditangkap berinisial JK,GF,RK, ditangkap Polda Bengkulu, Inisial A ditangkap Polres Bengkulu, Insial KA ditangkap Polres Bengkulu Utara, AG ditangkap Polres BS, AD ditangkap Polres Seluma, BB ditangkap Polres Kaur, WK ditangkap Polres Kepahiang, AI Ditangkap Polres Rejang Lebong, MD ditangkap Polres Mukomuko, YD ditangkap Polres Lebong, serta AZ, DJ dan DE ditangkap Polres Bengkulu Tengah.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. Teguh Sarwono, M.SI., melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos mengungkapkan, selain berhasil menangkap 15 tersangka, pihaknya juga berhasil menyita barang bukti dari tangan diantaranya berupa Sabu, Ganja, Extacy, 3 unit Handphone, dan 2 unit motor.

Dikatakan Kabid Humas, tindak pidana kebanyakan dipengaruhi oleh efek dari Minuman Keras (Miras) untuk itu pihaknya juga akan melakukan penertiban terhadap pengedar miras yang ada di tengah masyarakat.

”Selain menyasar penyalahgunaan narkotika, dalam operasi kali ini kami juga akan melakukan penertiban terhadap minuman keras yang beredar illegal ditengah masyarakat. Tindakan tegas akan diberlakukan kepada para pelaku penyalahgunaan narkotika naupun miras yang telah meresahkan masyarakat” tegas Kabid Humas, Sudarno

Sebelum menggelar operasi, 61 personil Operasi Antik Nala diwajibkan melakukan tes urine, hal ini dilakukan guna memastikan bahwa para personil memang benar-benar bersih dan tidak terlibat sama sekalli dengan penyalahgunaan Narkotika jenis apapun.

”Seluruh anggota dalam keadaan prima serta memang para personil tidak terkontaminasi oleh barang haram tersebut” kata Kombes Pol Roh Hadi S.Ik., M.H saat mempin Apel Operasi Antik Nala 2020, Kamis kemaren, (06/08/2020).

Tes urine dilakukan dengan berbagai tahapan dari pendataan personil terlebih dahulu, baru dilanjut dengan pengetesan urine yang sebelumnya para personil harus memasukkan urine mereka kedalam wadah yang sudah disiapkan. Dalam tahapan tersebut para personil tetap diawasi oleh Propam agar didalam tes ini benar terjamin hasilnya. [***]