Calon Wakil Gubernur Bengkulu Tutup Usia Jelang Pencoblosan

Muslihan DS

Muslihan Diding Sutrisno, Foto:Dok

Interaktif News – Kabar duka datang dari hajatan pilkada serentak 2020 di Provinsi Bengkulu. Calon Wakil Gubernur Bengkulu Muslihan Diding Sutrisno tutup usia jelang pencobolosan 9 Desember mendatang. Muslihan yang berpasangan dengan Helmi Hasan tutup usia di Rumah Sakit M Yunus Bengkulu setelah dikabarkan sakit beberapa waktu lalu.

"Innalillahi, wa inailaihi rojiun, saya atas nama Masyarakat Provinsi Bengkulu, menyampaikan ucapan belasungkawa, rasa berduka cita yang sedalam dalamnya, atas berpulangnya ke Rahmatullah, Bapak Haji Muslihan DS Husnul Khatimah, bahagia di alam barzah. 

Almarhum ini adalah orang baik dan semasa hidupnya telah mengabdi begitu besar untuk Provinsi Bengkulu. Kami yakin betul amal perbuatannya akan mendapat balasan setimpal. Kepada keluarganya semoga diberi ketabahan," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam video pendek yang dikirim ke wartawan, Minggu, (06/12/2020) 

Muslihan sempat sempat absen pada debat kandidat putaran akhir yang digelar KPU Provinsi Bengkulu pada Jumat malam di Hotel Mercure. Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu itu meninggal pada usia 74 Tahun dengan meninggalkan satu 1 istri dan 1 orang anak. 

Ucapan duka cita juga disampaikan calon Gubernur Bengkulu 2020, Agusrin M Najamudin dan Helmi Hasan. Agusrin dan Helmi turut menucapkan duka cita mendalam atas wafatnya Muslihan. 

Muslihan merupakan politisi senior yang beberapa kali menduduki jabatan strategis di Bengkulu. Muslihan yang merupakan pensiunan TNI AD sempat menjabat sebagai Bupati Rejang Lebong periode 1994–1999, Bupati Bengkulu Utara periode 2001–2006, dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 2009–2014. 

Muslihan rencananya akan dimakamkan di Taman Pahlawan Balai Buntar "Beliau adalah pensiunan TNI, pemakaman lagi disiapakan Korem 041 Gamas" kata Sekretaris DPD Hanura Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring

Muslihan dalam pilgub Bengkulu 2020 maju bersama Helmi Hasan dengan diusung Partai Hanura, PAN, dan Nasdem. Paslon ini mendapat nomor urut 1 dari KPU. [RS]